Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Ferdy Sambo Bantah Janjikan Uang Bunuh Brigadir J, Bripka RR Ungkap Kata-kata FS saat Sodori Amplop

Bripka RR rupanya masih ingat kata-kata yang diucapkan Ferdy Sambo kepadanya saat menunjukan amplop.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Wartakota/ Yulianto
Lewat kuasa hukumnya, Bripka RR mengungkap kata-kata Ferdy Sambo saat menyodori sebuah amplop setelah pembunuhan Brigadir J di rumah dinas sang jenderal. 

TRIBUNJAKARTA.CO - Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi memberikan bantahan saat disebut menjanjikan uang kepada Bripka RR, Kuat Maruf, dan Bharada E usai Brigadir J tewas.

Disebutkan setelah Brigadir J tewas, Bharada E dijanjikan uang Rp 1 miliar, Kuat Maruf dan Bripka RR Rp 500 juta.

Dalam BAP-nya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi nyatanya membantah telah menawarkan hingga menjanjikan uang tersebut kepada mereka.

Di sisi lain, Bripka RR rupanya masih ingat kata-kata yang diucapkan Ferdy Sambo kepadanya saat menunjukan amplop.

Hal itu diungkapkan Bripka RR alias Ricky Rizal kepada kuasa hukumnya, Zena Dinda Defega.

Baca juga: Bripka RR Pasti Turunkan Brigadir J di Rest Area, Kalau Tahu Bakal Dibunuh Ferdy Sambo di Duren Tiga

Bripka RR saat ini mulai blak-blakan mengungkap tabir gelap kematian Brigadir J.

Setelah sebelumnya tunduk perintah Ferdy Sambo, Bripka RR kini berubah haluan setelah mendapatkan pencerahan dari keluarganya.

Bahkan kabarnya, Bripka RR mempertimbangkan untuk mengajukan diri sebagai justice collaborator, menyusul Bharada E.

Bripka RR masih ingat kata-kata Ferdy Sambo saat menyodorinya amplop setelah Brigadir J tewas.
Bripka RR masih ingat kata-kata Ferdy Sambo saat menyodorinya amplop setelah Brigadir J tewas. (Wartakota/ Yulianto)

Bripka RR juga buka-bukaan soal uang Rp 500 juta yang djanjikan Ferdy Sambo kepada dirinya setelah Brigadir J tewas.

Zena mengungkapkan, kliennya diberikan uang dengan nominal Rp 500 juta, tapi bukan untuk imbalan pembunuhan.

Uang tersebut, kata Zena, ditunjukan 3-4 hari setelah Brigadir J tewas lewat sebuah amplop.

"Itu terjadi setelah adanya peristiwa penembakan Brigadir J di Duren Tiga,"

"Setelah 3-4 hari mungkin ya setelah meninggalnya Brigadir J," ucap Zena dikutip TribunJakarta.com dari YouTube iNews, Senin (12/9/2022).

Saat itu, lanjut Zena, Ferdy Sambo menunjukan uang Rp 1 miliar kepada Bharada E, Rp 500 juta kepada Kuat Maruf dan Bripka RR dengan hanya menggunakan sebuah amplop.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved