Cerita Kriminal

Kelar Neken Tramadol, Budi Bawa Keris Buat Palak Sopir Truk: Pas Diciduk Ngakunya Cuma Pajangan

Pria yang mengaku bernama Budi ini beraksi sendiri dengan membawa senjata tajam jenis keris.

Istimewa
Polisi amankan keris dari pak ogah yang beroperasi di jalan raya sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Sekelarnya mengonsumsi alias "neken" obat-obatan jenis Tramadol, seorang pak ogah di jalan raya sekitaran Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, langsung berkeliaran menanti sopir truk yang melintas.

Pria yang mengaku bernama Budi ini beraksi sendiri dengan membawa senjata tajam jenis keris.

Diduga kuat, keris yang dibawanya kerap kali digunakan untuk mengancam sopir truk apabila tidak mau memberikan uang.

Penangkapan terhadap Budi dilakukan Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Utara, seperti terlihat dalam video yang diterima TribunJakarta.com, Selasa (13/9/2022).

Dalam prosesnya, pria tersebut dibekuk ketika sedang berdiri di bawah kolong tol arah Pelabuhan Tanjung Priok.

Baca juga: Rutin Konsumsi Tramadol Bikin Komplotan Begal di Cikarang Tega Berbuat Sadis

Budi tak bisa berkutik saat beberapa petugas menghalangi pelariannya sehingga dirinya pun hanya bisa pasrah tanpa perlawanan.

Petugas lalu menggeledah badan pria tersebut dan menemukan sejumlah barang.

Selain rokok, dari kantong pak ogah tersebut polisi mendapati segepok uang receh hingga senjata tajam berjenis keris yang lengkap dengan sarungnya.

Saat dikonfrontir, Budi mengaku keris yang dibawanya sekadar untuk pajangan di rumah.

"Ini buat apa ini keris, ngapain dibawa-bawa?" tanya petugas kepada si pak ogah.

"Saya dapat dari temen dari Kalibaru, mau disimpen itu keris, buat pajangan," kata Budi.

Polisi mengamankan keris dari pak ogah di jalan raya sekitar Pelabuhan Tanjung Priok.
Polisi mengamankan keris dari pak ogah yang beroperasi di jalan raya sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Hasil interogasi, Budi akhirnya mengaku keris yang dibawanya untuk memalak sopir truk.

Warga asli Rangkasbitung berusia 22 tahun juga mengaku kerap kali mengonsumsi obat-obatan jenis Tramadol sebelum menjalankan aksinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved