Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Temuan Terbaru Komnas HAM Ada Dugaan Pelecehan di Magelang, Reaksi Ayah Brigadi J: Ngapain Dipercaya

Soal temuan terbaru Komnas HAM soal adanya dugaan pelecehan, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat tak ambil pusing.

Editor: Elga H Putra
Kolase Tribun Jakarta
Soal temuan terbaru Komnas HAM yang menyebut ada dugaan pelecehan seksual kepada Putri Candrawathi di Magelang, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat tak ambil pusing. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAMBI - Soal temuan terbaru Komnas HAM yang menyebut ada dugaan pelecehan seksual kepada Putri Candrawathi di Magelang, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat tak ambil pusing.

Samuel pun ogah mempercayai temuan terbaru Komnas HAM itu.

Pasalnya, kata Samuel, kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sudah dihentikan polisi karena tidak ditemukan adanya unsur pidana.

"Pelecehan kan sudah ditutup, sudah SP3, yang di Duren Tiga itulah yang dilaporkan pelecehan, sudah ditutup bahwasanya di sana tidak ada unsur tidak pidananya sudah sah sesuai dengan hukum," jelasnya.

Sementara itu pelecehan yang ditudingkan Komnas HAM saat di Magelang tidak ada laporannya.

Baca juga: Terkuak Ekspresi Jenderal Andika saat Effendi Simbolon Sebut Kekuasaan Bawahannya Lebihi Ferdy Sambo

"Ngapain kita percaya, semua itukan hanya omongan, dugaan pelecehan muncul lagi disana, kalau yang di Magelang kan laporan dia aja gak ada ke polisi," ujarnya.

Samuel mengatakan setiap orang sah-sah saja untuk mengatakan apapun, termasuk Komnas HAM.

Dia mempersilakan untuk mengatakan apapun, asalkan ada landasannya.

Kolase Foto Brigadir J dan Samuel Hutabarat.
Soal temuan terbaru Komnas HAM yang menyebut ada dugaan pelecehan seksual kepada Putri Candrawathi di Magelang, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat tak ambil pusing. (Kolase Foto TribunJakarta)

Kepada keluarga besar pun begitu, ia mengatakan bahwa pernyataan Komnas HAM tersebut tidak usah terlalu dipikirkan.

"Saya bilang itu, yang di Magelang gak usah di ambil hati, kalau orang itu sudah lapor, baru kita tanggapi.

Ngapain dipusingkan soalnya pelecahan kan sudah ditutup," tegasnya.

Ia memilih untuk tidak memikirkan hal tersebut lantaran khawatir akan menjadi beban pikiran ke depannya.

"Kalau kita pikirin ya gak bisa makan gak bisa tidur, stress jadinya," ujarnya.

Saat ini dirinya hanya menunggu perkembangannya dari Timsus dan penyidik yang sudah bekerja keras dan dapat dipercaya.

Baca juga: Beda dengan Komnas HAM, Bripka RR Tak Curiga Ada Pelecehan di Magelang, Ferdy Sambo dan Putri Akur

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved