Persija Jakarta
Ironi Ismed Sofyan di Persija: Melegenda Seperti Bambang Pamungkas, Berpisahnya Justru Seperti Simic
Melegenda seperti Bambang Pamungkas, momen perpisahan Ismed Sofyan dari Persija Jakarta justru seperti yang dilakukan Marko Simic.
Dalam pernyatannya, Marko Simic berkali-kali menyatakan kecintaannya terhadap Persija, Jakarta dan Jakmania.
"I love you, Jak," tulisnya.
Uniknya, saat Simic mengumumkan kepindahannya di Instagramnya, Ismed Sofyan menjadi salah satu pemain Persija yang berkomentar dan mendukung penyerang asal Kroasia itu.
"Be strong friend," tulis Ismed Sofyan di kolom komentar Marko Simic.
Baca juga: Staminanya Bakal Diforsir di Era Thomas Doll, Ini Kata Penerus Ismed Sofyan di Persija Jakarta
Tak hanya berkomentar di kolom Instagram Marko Simic, Ismed Sofyan juga membuat postingan di akun Instagramnya terkait polemik yang dihadapi bomber asal Kroasia itu.
Ismed Sofyan secara terang-terangan mendukung Marko Simic.
"Good job bro, be brave and keep fight (Kerja bagus kawan, berani dan terus berjuang)," tulis Ismed Sofyan dalam keterangan postingannya, Rabu (27/4/2022).
Dalam foto postingan itu, Ismed Sofyan mengunggah fotonya saat sedang bersama Marko Simic.
Marko Simic pun mengomentari postingan itu dengan menuliskan emote hato dan tulisan 'one&only'.

Ucapan perpisahan Ismed Sofyan
Sementara itu, berikut ini ucapan pamit Ismed Sofyan untuk The Jakmania yang dituliskan di Instagramnya.
Kalimat sederhana untuk the jak mania
Meninggalkan atau ditinggalkan itu sudah menjadi siklus kehidupan. Berbeda cara akan berbeda makna. Hanya saja itu semua sudah berdasarkan ketetapanNya.
Kalimat sederhana ini saya harap bisa tersampaikan kepada kalian semua yg sudah mensupport saya sampai detik ini
Atas izin Allah melalui kalian saya bisa sampai seperti saat ini, dan juga atas dukungan tulus kalian saya masih berada disini.
Saya akan langsung pada intinya,
Status saya sudah bukan sebagai pemain persija lagi per tanggal 11 Agustus, dan sudah menyelesaikan kontrak dengan tim manajemen, tetapi insyaAllah saya tetap akan gantung sepatu sebagai pemain bola, tapi tidak di persija
saya memohon maaf karna tidak bisa membuat perpisahan yg meninggalkan kesan.