Kenaikan Harga BBM

PDIP Depok Bela Sekjen Partai yang Tolak Kritik Kenaikan BBM Walkot Idris:Bukan Sikap Bijak Pemimpin

Hasto sebelumnya meminta PKS fokus mengurus Kota Depok, Jawa Barat, ketimbang mengkrititisi kebijakan pemerintah soal kenaikan harga BBM.

Tribunnews/Tribunjakarta
Saling balas kritik penolakan harga BBM antara Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Wali Kota Depok Mohammad Idris. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Fraksi PDIP Kota Depok ikut angkat bicara atas saling balas kritik antara Wali Kota Depok Mohammad Idris selaku kader PKS dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyikapi kenaikan harga BBM. 

Hasto sebelumnya meminta PKS fokus mengurus Kota Depok, Jawa Barat, ketimbang mengkrititisi kebijakan pemerintah soal kenaikan harga BBM.

Atas kritik Hasto itu, Idris beri kritik balasan dan minta tak usah baperan. 

"Hari ini kami Fraksi PDI Perjuangan sengaja melakukan konferensi pers untuk melakukan klarifikasi sekaligus penjelasan dan menjawab apa yang beberapa hari ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok, khususnya Pak Wali Kota dalam menanggapi kritik dari Sekjen DPP PDI Perjuangan Pak Hasto Kristiyanto," jelas Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, di Gedung DPRD Depok, Selasa (20/9/2022).

Hendrik mengatakan, dirinya sangat menyayangkan kritik dan respons Wali Kota Idris atas pernyataan Hasto Kristyanto.

Baca juga: Tanggapan Wali Kota Idris Soal PDIP Minta PKS Benahi Depok Daripada Kritik Kenaikan BBM

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Sekjen DPP PDIP merupakan kritik yang membangun.

"Tentunya yang pertama saya sebagai pimpinan DPRD dan juga kader PDI Perjuangan sangat prihatin dengan sikap yang ditunjukkan oleh Wali Kota Depok ketika menerima kritik," ungkapnya.

"Kalau saya lihat kritiknya Pak Hasto ini kritik membangun, mempertanyakan apa yang sudah dilakukan oleh PKS selama hampir 20 tahun kepemimpinan di Kota Depok," timpalnya lagi.

Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (tengah), saat konferensi pers di Gedung DPRD Depok, Selasa (20/9/2022).
Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (tengah), saat konferensi pers di Gedung DPRD Depok, Selasa (20/9/2022). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Hendrik mengatakan, bilamana dirinya adalah seorang wali kota dan mendapat kritik, maka ia akan menanggapinya secara bijak.

"Bagi saya ini merupakan sebuah kritik. Kalau saya atau teman-teman yang lain menjadi wali kota dan mendapatkan kritik seperti itu, seharusnya saya tanggapi dengan bijak, tidak malah menjawab bahwa Pak Hasto ini asbun (asal bunyi)," tuturnya.

Baca juga: Spanduk PKS Tolak BBM Naik Bertebaran di Depok, PDIP: Kami Ga Percaya, Itu Memanfaatkan Momen

Tanggapan yang diberikan oleh Wali Kota Idris, menurutnya bukanlah sikap seorang pemimpin yang bijak.

"Itu bukan sikap seorang pemimpin yang bijak. Sebaiknya ketika menerima kritik konstruktif seperti yang disampaikan Pak Hasto, pak wali tinggal menjawab oke Pak Hasto terima kasih atas kritiknya, terima kasih atas masukannya, kami akan mencoba melihat dan memperbaiki apa yang belum kami laksanakan," kata Hendrik mengutarakan.

"Bapak wali kota justru menjawab secara emosional ya, yang menurut saya bukan sikap bijak seseorang pemimpin. Itu yang perlu digaris bawahi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved