Nafsu Tak Bisa Ditahan, Pria Ini Nekat Remas Alat Vital Seorang Wanita di Depok: Dia Ga Bisa Nahan

Seorang pria berinisial FS melecehkan seorang wanita berinisial UK di Jalan Kedasihan, Beji, Kota Depok, pada Jumat (17/9/2022) malam.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
net
Ilustrasi pelecehan seksual - Seorang pria berinisial FS melecehkan seorang wanita berinisial UK di Jalan Kedasihan, Beji, Kota Depok, pada Jumat (17/9/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Seorang pria berinisial FS (24) tak lagi bisa menghirup udara bebas dan harus menjalani hari-hari dari balik jeruji besi ruang tahanan penjara.

Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, usai melecehkan seorang wanita berinisial UK di Jalan Kedasihan, Beji, Kota Depok, pada Jumat (17/9/2022) malam.

Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Hakim Dalimunthe, mengatakan, pelaku berinisial FS mengakut tak sanggup membendung syahwatnya ketika menyaksikan korban saat melintas di lokasi kejadian.

Buntutnya, ia pun nekat meremas alat vital korban (payudara) dan kabur melarikan diri.

"Jadi dia ngeliatin ini spontan, dia ngeliatin. Kalau yang pakai kerudung kayak begitu, badannya agak-agak gemuk begitu, dia napsu dia fantasinya ke situ. Dia langsung enggak bisa nahan diri," jelas Hakim pada wartawan, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Bocah Perempuan 10 Tahun Penghuni Rusun di Jakarta Timur jadi Korban Pelecehan ODGJ

Hakim mengatakan, diduga korban memiliki kelainan seksual.

"Kemungkinan berbeda dengan yang normal (kelainan seksual), karena dia kalau lihat itu (korban) sudah enggak tahan katanya," bebernya.

Namun demikian, Hakim berujar bahwa perlu ada penanganan lebih lanjut terkait kejiwaann pelaku.

Ilustrasi pelecehan seksual seks
Ilustrasi pelecehan seksual seks (ISTIMEWA)

"Soal ada gangguan jiwa atau enggak kita harus perlu membuktikan dari psikologi," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, FS terancam dijerat Pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman kurungan penjara maksimal sembilan tahun lamanya.

"Iya ditahan karena pasal pencabulan, Pasal 289 KUHP," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved