Anies Baswedan Pamerkan 4 Sekolah Net Zero Carbon, PSI Ingatkan Ada 16 Kelurahan Tak Miliki SD

Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa akses pendidikan di Jakarta belum merata.

(KOMPAS.COM/NURSITA SARI)
Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa akses pendidikan di Jakarta belum merata.

hal itu diungkapkan Anggara saat menanggapi soal peresmian empat sekolah Net Zero Carbon oleh Anies.

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI itu lebih mementingkan ketersediaan sekolah di setiap wilayah kelurahan.

Anggara mengungkapkan data, 16 kelurahan di Jakarta tidak memiliki SD.

Warga yang tinggal di 16 kelurahan itu, anak-anaknya harus menyeberang ke keluarhan lain untuk besekolah.

"Harus diingat juga kita punya tugas memenuhi kebutuhan dasar akses pendidikan. Nyatanya masih ada 165 kelurahan yang belum memiliki SMA, 89 kelurahan belum punya SMP, dan 16 kelurahan belum punya SD," ucapnya dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Anies Baswedan Banggakan 4 Sekolah Net Zero Carbon, DPRD Sindir Nasib 233 Sekolah Tak Layak di DKI

"Banyak yang sulit bersaing masuk sekolah negeri karena keterbatasan kuota. Dengan sistem zonasi sekarang kan kasihan wilayah yang tidak punya sekolah. Kami minta Pemprov DKI percepat pembangunan sekolah-sekolah ini dengan konsep net zero ini," lanjutnya.

Politisi PSI ini pun berharap semua bangunan sekolah negeri di Jakarta di bangun dengan konsep net zero carbon.

"Kita jadikan ini standar baru bangunan sekolah negeri. Pemprov DKI harus targetkan kapan semua sekolah negeri di Jakarta punya bagunan seperti itu. Kalau ini terwujud akan menambah kebanggaan para peserta didik sekolah negeri Jakarta," ungkapnya.

Diwartakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan Jakarta miliki 24 sekolah dengan konsep Net Zero Carbon.

Hal ini disampaikannya setelah meresmikan empat gedung sekolah di Jakarta dengan konsep Net Zero Carbon di SDN Ragunan 08, Jakarta Selatan.

Untuk tahun ini, empat sekolah yakni SDN Duren Sawit 14 Jakarta Timur, SDN Grogol Selatan 09 Jakarta Selatan, SDN Ragunan 08 pagi, 11 petang, Jakarta Selatan, SMAN 96 Jakarta Barat sudah diresmikan.

Sementara 20 sisanya ditargetkan pada tahun 2023 mendatang atau setelah orang nomor satu di DKI lengser sebagai kepala daerah.

"Ini kita baru mulai empat, nanti bertahap. Prinsip kami begini, dibuat dulu, dijadikan contoh semua melihat lalu yakini, ketika yakin maka penganggarannya pun menjadi lebih mudah karena sudah lihat contohnya. Nah dengan adanya 4 contoh dan tahun 2023 ada 20 sekolah lagi," ujarnya di lokasi, Rabu (28/9/2022).

Seluruh gedung sekolah yang mengusung konsep ini menyesuaikan dengan zaman. Di mana dibangun dengan konsep abad ke-21 dan ramah lingkungan.

Oleh sebab itu, Anies berharap bakal ada banyak sekolah yang menerapkan konsep seperti ini.

"Jadi ini adalah sekolah negeri pertama di Indonesia yang menggunakan konsep net zero. Dengan peresmian ini kita harap project ini bisa diteruskan sehingga nantinya adalah sekolah konsep abad 21, konsep ramah lingkungan," lanjutnya.

"Jadi harapannya nanti kita tahu bahwa sekolah yang kita butuhkan seperti ini. Kalau kemarin masih dalam bentuk maket, bentuk gambar, itu belum lihat langsung. Sekarang dengan ada 4, tahun depan 20. Harapannya tahun-tahun berikutnya bisa lompat lebih tinggi. Kalau lompat 20 kan 5 kali ya, mudah mudahan nanti bisa 100 bisa 500. Harapannya terus menerus Jakarta sekolahnya menjadi sekolah yang ramah," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved