Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Brigjen Hendra Datang Tak Beradab, Kalah Mental Saat Didebat Ibu Brigadir J Sampai Pergi Tanpa Pamit

Terkuak perilaku eks Karo Paminal Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan saat datangi rumah keluarga Brigadir J di Muaro Jambi.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Youtube Kompas TV
Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak menceritakan saat kedatangan Brigjen Hendra Kurniawan dan beberapa polisi yang disebutnya sebagai gerombolan ke rumahnya usai pemakaman ajudan Ferdy Sambo. 

Sejumlah keluarga Brigadir J yang saat itu ada di rumah juga dibuat takut.

"Mereka langsung masuk, menutup gordyn dan pintu.

Ponakan dan adik-adik histeris ada apa itu," kata Rosti.

"Mereka kaya membentuk pagar betis, jangan ada yang memegang alat komunikasi apapun gaboleh dipegang," lanjutnya.

Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak saat menjadi narasumber acara Rosi Kompas TV. Di acara itu, ia menceritakan saat kedatangan Brigjen Hendra Kurniawan dan beberapa polisi yang disebutnya sebagai gerombolan ke rumahnya usai pemakaman ajudan Ferdy Sambo.
Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak saat menjadi narasumber acara Rosi Kompas TV. Di acara itu, ia menceritakan saat kedatangan Brigjen Hendra Kurniawan dan beberapa polisi yang disebutnya sebagai gerombolan ke rumahnya usai pemakaman ajudan Ferdy Sambo. (Youtube Kompas TV)

Dikatakan Rosti, saat itu ayah Brigadir J bertanya untuk apa kedatangan gerombolan polisi ke rumahnya.

"Brigjen hendra berkata kamu datang ke sini untuk memberitahu kejadian ini (kronologi Brigadir J meninggal versi Ferdy Sambo)," tutur Rosti.

Saat itu, pihak keluarga Brigadir J masih berusaha sopan meskipun marah dengan sikap Brigjen Hendra Kurniawan dan anggotanya yang tak sopan.

"Bapaknya (Samuel) masih dengan sopan meskipun mereka tidak sopan.

Bapaknya (samuel) masih mau memberi kursi karena mereka tidak mau membuka sepatu.

Menurut mereka rumah itu tidak layak buat mereka tapi rumah itulah rumah utk kami bersinggah selama ini bersama anak-anaknya," ujar Rosti sembari menetes air matanya.

Baca juga: Brigjen Hendra Kurniawan Saksi Kunci Obstruction Of Justice Kasus Brigadir J, Kapan Sidang Etiknya?

Saat itu Rosti sudah begitu marah terhadap tingkah Brigjen Hendra dan anggotanya yang dinilainya tak beradab.

"Saat itu saya kesal juga sama bapaknya (Samuel) kenapa kau hormati orang yang seperti itu, mereka aja ga hormat masuk ke rumah.

Tapi bapaknya masih ada rasa manusia, diberkan duduk dan diceritakan kronologi," kata Rosti.

Kalah Mental Didebat Ibu Brigadir J

Momen saat Brigjen Hendra Kurniawan bersama sejumlah anggota kepolisian datang ke rumah Brigadir J tanpa melepas alas kaki.
Momen saat Brigjen Hendra Kurniawan bersama sejumlah anggota kepolisian datang ke rumah Brigadir J tanpa melepas alas kaki. (Tangkap layar Kompas TV)

Rosti mengatakan, saat itu Brigjen Hendra Kurniawan menjelaskan mengenai kronologi tewasnya Brigadir J versi skenario Ferdy Sambo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved