Viral di Media Sosial
Terkuak Isi Tas Bocah SD di Cimahi yang Ditusuk OTK Sepulang Ngaji, Ada Barang yang Diincar Pelaku?
Terkuak isi tas bocah sekolah dasar (SD) berinisial PS yang meninggal dunia setelah ditusuk orang tak dikenal (OTK) sepulang mengaji, pada Rabu.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
“Bajunya basah. Kirain saya bukan darah,” kata dia.
Faisal Ansory lalu mengungkap kalimat terakhir yang diucapkan PS sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
Menurutnya, saat hendak dibawa ke klinik, bocah SD itu masih sadarkan diri dan sempat ditanya oleh orang yang membawanya.
Baca juga: Bocah Perempuan Meninggal Setelah Ditikam Saat Pulang Mengaji, Ambruk Sebelum Sampai Rumah
Ia menjelaskan kondisinya saat itu yang sudah lemas dan kepalanya pusing.
“Pas turun mobil si anak sempat sadar dulu sebentar, ditanya sama supir dia menjawab 'pusing'. Ditanya rumah, dia bilang dekat Limito,” jelasnya.
Dirinya pun mengungkap kalau itu merupakan kalimat terakhir dari bocah SD tersebut sebelum meninggal dunia.
“Sesudah itu dia enggak bicara apa-apa, mungkin udah lemas,” katanya lagi.
Ia pun terkejut saat mengetahui kondisi bocah itu yang sudah kehabisan oksigen dan dirujuk ke rumah sakit.
Baca juga: Terungkap Alasan Bocah Bertindak Asusila pada Temannya di Empang Kalideres: Kecanduan Film Biru
“Sampainya di klinik, saya minta pertolongan, dibilang sudah habis oksigen, Disaranin ke Rumah Sakit Rajawali, karena tidak ada persediaan oksigen di klinik,” ujar dia.
Kemudian dirinya pun langsung membawa korban ke Rumah Sakit Rajawali.
Saat itu ia melihat kondisi korban sudah pucat karena kehabisan oksigen dan darahnya terus mengalir.
“Saat di perjalanan ke rumah sakit, kami melihat ini anak pucet banget. Mungkin di perjalanan ke rumah sakit si anak sudah meninggal,” katanya lagi.
Faisal Ansory pun mengungkap isi tas bocah SD tersebut saat ditemukan dalam kondisi tak berdaya.

Baca juga: Lagi Cari Kepiting, Bocah 8 Tahun Warga Bojonggede Terpeleset Hingga Hanyut Sampai ke Jakarta
Tak ada harta atau barang berharga, melainkan hanya buku dan kitab suci Al Quran.
“Saya lihat kondisi anak sudah tergeletak, lemes. Di dalam tasnya itu cuma ada buku ngaji sama Al Quran. Tidak ada barang berharga,” jelas dia lagi.