Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak
Tatap Bharada E Dalam-dalam, Ibu Brigadir J Nangis di Persidangan: Saya Mohon Berkata Jujur Anakku
Ibu Brigadir J, Rosti Simanjuntak menatap Bharada E dalam-dalam, wanita tersebut kemudian menangis meminta kejujuran.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Pasalnya, selama ini Brigadir J tak pernah menceritakan punya masalah dengan kedua atasannya itu.
Sebaliknya, Brigadir J menyampaikan bahwa Sambo dan Putri adalah orangtua angkatnya yang baik.
Baca juga: Putri Candrawathi Ikut Menembak Brigadir J? Kamaruddin Simanjuntak dan Bharada E Beda Pendapat
“Dia hanya cerita Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi selalu memberikan motivasi agar anak ini semakin baik dalam tugasnya,” imbuhnya.
Dalam persidangan ini pula, Bharada E sempat berlutut dan sungkem untuk meminta maaf pada kedua orangtua Brigadir J sebelum persidangan dimulai.
Bharada E Tak Percaya Brigadir J Melecehkan
Sambil menatap orangtua Brigadir J, Bharada E mengatakan ia tak percaya dengan tuduhan Putri Candrawathi bahwa Brigadir J telah lakukan pelecehan.
Ia juga menegaskan akan membela Brigadir J untuk terakhir kalinya.
Ntah apa maksud dari kalimat 'terakhir kalinya' yang diucapkan Bharada E dengan mata berkaca-kaca.
Baca juga: Ayah Brigadir J Ungkap Ucapan Bharada E Saat Sungkem ke Dirinya Jelang Sidang
"Saya akan berkata jujur, saya akan membela Bang Yos untuk terakhir kalinya," ucap Bharada E.
"Saya pribadi, saya mempercayai Bang Yos (Brigadir J) tidak setega itu melakukan pelecehan,"
"Saya tidak meyakini bang yos telah melakukan pelecehan," kata Bharada E di ruang sidang utama.
Di sisi lain, Bharada E mengaku siap untuk menerima apa pun putusan Majelis Hakim.

Baca juga: Bharada E Janji Bakal Jujur di Sidang: Saya Akan Bela Bang Yos untuk Terakhir Kalinya
"Hanya itu saja yang bisa saya sampaikan,"
"Namun saya ingin mengatakan, saya siap apa pun yang terjadi dan apa pun keputusan hukum untuk diri saya," ujar dia.
Diketahui, soal pelecehan seksual ini menjadi salah satu materi jaksa dalam dakwaan.
Kubu Putri Candrawathi masih bersikukuh bahwa Brigadir J telah melakukan pelecehan.
Meski laporan dugaan pelecehan itu telah dihentikan oleh polisi karena tak cukup bukti.