Gempa di Cianjur

Saat Petugas Berhasil Evakuasi Jasad Longsor Cianjur, Ade Langsung Cek: Siapa Tahu Ibu dan Adik Saya

Setiap hari, Ade tak pernah absen memantau petugas dan relawan melakukan evakuasi korban tertimbun longsor. Siapa tahu ada adik dan ibu Ade.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Sudah seminggu seorang pria bernama Ade (25) bak jadi penunggu Jalan Raya Cipanas-Puncak, Kabupaten Cianjur tempat terakhir ibu dan adiknya berada. Ibu dan adik Ade menjadi korban longsor yang terjadi sesaat setelah gempang mengguncang Cianjur tepat seminggu lalu, Senin (21/11/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sudah seminggu seorang pria bernama Ade (25) bak jadi penunggu Jalan Raya Cipanas-Puncak, Kabupaten Cianjur tempat terakhir ibu dan adiknya berada.

Ibu dan adik Ade menjadi korban longsor yang terjadi sesaat setelah gempang mengguncang Cianjur tepat seminggu lalu, Senin (21/11/2022).

Setiap hari, Ade tak pernah absen memantau petugas dan relawan melakukan evakuasi korban tertimbun longsor.

Masih ada sembilan orang yang nasibnya belum diketahui, termasuk ibu dan adik Ade.

Sebenarnya nenek Ade pun termasuk dalam puluhan korban yang tersapu rubikan tanah di kawasan tersebut.

Saat kejadian, ibu, adik, dan nenek Ade berada di warungnya yang terletak tepat di depan bukit yang mengalami longsor.

Syukurnya, jasad nenek Ade sudah berhasil ditemukan lalu dimakamkan pihak keluarga.

Ade dan keluarga sudah ikhlas dengan kabar terburuk ibu dan anaknya yang kemungkinan besar tidak selamat.

Ade hanya berharap ibu dan adiknya segera ditemukan supaya lekas dapat dimakamkan oleh keluarga.

"Sekarang mau biar cepat-cepat ketemu saja (jasad ibu dan adiknya) soalnya sudah seminggu lebih kan,"

"Biar langsung dimakamin, Insya Allah saya sama keluarga sudah ikhlas," ucap Ade ditemui TribunJakarta di lokasi, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Bukti Cinta Orangtua Sampai Akhir, Jasad Ayah dan Ibu Peluk Anak-anaknya saat Longsor Cianjur

Pasca kejadian gempa bumi Cianjur yang menelan ratusan korban jiwa, Ade terus menunggu Tim SAR Gabungan di kawasan Warung Sate Shinta sejak pagi hingga pencarian selesai.

Setiap ada jasad yang ditemukan oleh petugas dari dalam longsor, ia pun segera mengeceknya untuk memastikan apakah jasad tersebut anggota keluarganya atau bukan.

"Ibu dan adik saya masih di bawah sini (timbunan longsor) a, belum ketemu,"

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved