Tinggal Sebatang Kara, Kakek 71 Tahun di Tangsel Meninggal di Rumah Sampai Bau

Kasie Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Galih menjelaskan, terkuaknya kematian kakek JS bermula saat tetangga berkunjung ke rumah korban.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
ist
JS, kakek berusia 71 tahun, ditemukan terkapar meninggal dunia sendirian di dalam rumahnya, kawasan Villa Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (1/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang kakek berusia 71 tahun ditemukan terkapar dalam keadaan meninggal dunia sendirian di dalam rumahnya, Tangerang Selatan, Kamis (1/12/2022).

Adalah JS, yang tinggal sebatang kara di rumahnya kawasan Villa Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Bahkan di akhir khayatnya, keluarga JS tidak ada yang mengetahui kabarnya padahal, sudah tiga hari ia meninggal dunia.

Kasie Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Galih menjelaskan, terkuaknya kematian kakek JS bermula saat tetangga berkunjung ke rumah korban.

"Berawal pada hari Kamis (1/12/2022) sekira jam 11.00 WIB, tetangga mendatangi rumah korban dan hendak memberikan uang kepada korban," jelas Galih melalui pesan singkat.

Sesampainya di rumah, tetangga tersebut tidak mendapatkan balasan saat dipanggil nama korban.

Baca juga: Mayat Pria 40 Tahun Terserok Mesin Ekskavator di Kali Mookervaart, Operator: Saya Kira Bantal

Ia justru mencium aroma bau yang sangat menyengat datang dari dalam rumah JS.

Usut punya usut, tetangga lainnya yang kebetulan lewat mengatakan kalau dirinya sudah lama tidak melihat korban.

"Sakai 2 yang dimana adalah tetangga juga mengak melihat korban terakhir kali sekitar seminggu yang lalu," sambung Galih.

Akhirnya mereka memutuskan mendobrak rumah JS dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat di dalam.

Yang pertama mereka lihat adalah tubuh JS yang sudah mulai membusuk mengakibatkan bau tidak sedap.

Baca juga: Tersimpan Mantra dan Kemenyan di Rumah Keluarga Tewas Kalideres, Diduga Budyanto Paling Aktif Ritual

Menurut Galih, korban sudah meninggal dunia sejak tiga hari yang lalu diduga karena sakit yang dideritanya.

"Terdapat beberapa obat di rumah korban, hasil pengecekan awal di TKP tidak ditemukannya luka pada korban," tegas Galih.

Sekarang jenazah JS sudah dilarikan ke RSUD Kota Tangerang untuk dilakukan autopsi sembari menunggu kabar dari keluarga korban.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved