Reuni 212

Panitia Berharap Kendaraan Peserta Reuni 212 Bisa Parkir di Lahan Parkir TMII

Informasi diterima panitia, Reuni 212 di Masjid Agung At-Tin kawasan TMII hari ini bakal dihadiri warga yang berasal dari berbagai daerah.

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
tamanmini.com
Penampakan objek wisata Keong Emas di kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) usai direvitalisasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Panitia Reuni 212 tahun 2022 berharap kendaraan peserta Reuni 212 bisa diparkir di lahan parkir Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Hal ini untuk menghindari kemacetan di jalan utama depan TMII.

Wakil Ketua II Panitia Reuni 212, Verry Koestanto mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan pengelola TMII agar lahan parkir TMII dapat digunakan saat kegiatan pada Jumat (2/12/2022).

"Mudah-mudahan juga kita lagi melobi untuk Taman Mini. Kita lagi lobi, mudah-mudahan Taman Mini pintunya terbuka untuk kita," kata Verry di Makasar, Jakarta Timur, Kamis (1/12/2022).

Informasi diterima panitia, Reuni 212 di Masjid Agung At-Tin kawasan TMII hari ini bakal dihadiri warga yang berasal dari berbagai daerah.

Dimungkinkan ada peserta yang akan menggunakan bus untuk menuju lokasi kegiatan, sehingga butuh lahan parkir luas agar kendaraan tidak justru mengganggu arus lalu lintas.

Baca juga: Panitia Janji Reuni 212 di Masjid Agung At-Tin Tak Diisi Orasi Politik: Kami Ingin Doa dan Munajat

"Sehingga saudara-saudara kita yang jauh datang dari Madura, Palembang, dari manapun yang pakai bus bisa parkir di sana (TMII). Sehingga tidak menghalangi jalan-jalan utama," ujarnya.

Verry menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Metro Jakarta Timur untuk menyediakan kantong parkir bagi para peserta Reuni 212, di antaranya Gedung Pencak Silat.

Masjid Agung At-Tin di kawasan TMII Jakarta Timur
Masjid Agung At-Tin di kawasan TMII Jakarta Timur (bujangmasjid/panoramio)

Lahan parkir di gedung Pencak Silat dapat menampung kendaraan sepeda motor dan mobil kecil, sementara untuk kendaraan besar seperti bus disediakan dekat gedung Budaya.

"Kemarin kita sudah koordinasi dengan Polres Jakarta Timur maupun Polsek sini untuk pengaturannya biarlah para petugas kepolisian yang punya wewenang," tuturnya.

Diberitakan, terhitung 1 Juli 2021, objek wisata TMII telah diambil alih Negara dalam hal ini Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg).

Baca juga: Heru Budi Minta Polisi Usut Dugaan BBM Bersubsidi Dipakai untuk Bangun Gedung di Bidara Cina

Foto udara menunjukkan massa Aksi Damai 212 atau Aksi Bela Islam III yang memenuhi kawasan silang Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016).
Foto udara menunjukkan massa Aksi Damai 212 atau Aksi Bela Islam III yang memenuhi kawasan silang Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016). (TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA)

Selanjutnya, pengelolaan TMII berada dalam tanggung jawab PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Persero atau TWC sebagai salah satu perusahaan BUMN.

Kawasan TMII juga memiliki gedung parkir cukup besar yang direnovasi dalam rangka presidensial KTT G-20.

Dan saat ini, sejumlah pbjek wisata kawasan TMII tengah dalam tahap akhir revitalisasi pemerintah.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved