Jelang Natal dan Tahun Baru, DKPKP DKI Klaim Kenaikan Harga Pangan Tak Setinggi Tahun Lalu

Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta menginformasikan bila kenaikan harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 tak setinggi tahun lalu.

Gerald Leonardo Agustino/ Tribun Jakarta
Harga cabai di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, meroket - Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta menginformasikan bila kenaikan harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 tak setinggi tahun lalu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta menginformasikan bila kenaikan harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 tak setinggi tahun lalu.

Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan kenaikan harga pangan jelang akhir tahun ini lantaran adanya permintaan pasar yang tinggi.

"Menjelang Nataru 2022 terjadi tren kenaikan harga pangan namun secara umum kenaikannya tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Penyebab kenaikan harga pangan karena jumlah permintaan yang tinggi diperkirakan hingga 20 persen," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (9/12/2022).

Sejauh ini ada tiga komiditi pangan yang mengalami kenaikan, di antaranya yakni beras, telur ayam dan cabai rawit merah.

Sementara untuk peningkatan kebutuhan pangan tertinggi pada komoditi teluar ayam, yakni sebesar 12,72 persen.

Baca juga: Pemprov DKI Bakal Gelar Perayaan Tahun Baru, Pengamat: Langkah Tepat, Kemarin Relawan Jokowi Reuni

Sedangkan peningkatan kebutuhan terendah pada bawang putih sebesar 0,76 persen.

"Namun demikian, Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa ketersediaan pangan di DKI Jakarta hingga awal tahun 2023 cukup aman sehingga masyarakat tidak perlu panik dan khawatir," pungkasnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved