Jangan Gugup! Ini 10 Tips Lolos Saat Interview Kerja, Fresh Graduate Wajib Tahu
Sering kali proses interview atau wawancara membuat banyak kandidat pencari kerja merasa tegang. Berikut ini adalah 10 Tips lolos saat interview kerja
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bekerja di sebuah perusahaan yang besar dan terkenal memang menjadi sebuah kebanggaan.
Akan tetapi, sering kali proses interview atau wawancara membuat banyak kandidat pencari kerja merasa gugup dan juga tegang.
Padahal, tahap wawancara kerja adalah tahap terpenting yang akan menentukan masa depan karirmu.
Ada yang takut salah menjawab, ada pula yang merasa tegang hingga gugup saat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh perekrut.
Nah dalam artikel ini, mengulas beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menambah peluang artau kemungkinan Kamu lolos saat interview kerja.
Dilansir dari laman resmi Jobstreet, sedikitnya ada 10 tips yang bisa dilakukan untuk menambah kemungkinan kandidat pencari kerja lolos dalam tahap wawancara.
Berikut tips lolos wawancara kerja ala Jobstreet :
1. Berangkat Lebih Awal
Saat melakukan proses seleksi, sebisa mungkin Kamu berangkat lebih awal dan hadir 30 menit sebelum dimulai.
Kamu harus siap sedia di segala keperluan untuk melakukan sesuatu. Misalnya, jika wawancaramu dijadwalkan pukul 10.00 WIB, maka Kamu harus mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi kepadamu.
Contohnya seperti kemungkinan jalanan macet, ketinggalan bus, atau terjebak hujan deras.
Saat melakukan interview kerja, sebaiknya hadir di tempat wawancara 30 menit sebelum jadwal yang tertera.
Lebih baik Kamu menunggu daripada terlambat dan memberi kesan buruk lantaran membuat perekrut menunggu kehadiranmu.
Ketika serdang menunggu giliran, Kamu juga dapat beristirahat sejenak untuk menenangkan diri agar tidak gugup, atau melakukan persiapan tambahan seperti merapikan pakaianmu.
Baca juga: Tips Membuat CV Bagi yang Belum Punya Pengalaman Kerja, Fresh Graduate Jangan Minder!
2. Mencari info menyeluruh tentang perusahaan
Saat mengajukan lamaran pekerjaan, penting bagi Kamu untuk mengetahui info menyeluruh tentang perusahaan yang dituju.
Selain kualifikasi dan keterampilan yang dimiliki kandidat, perekrut juga mengutamakan kandidat yang menunjukkan kepribadian, sikap, dan nilai yang sesuai dengan perusahaan.
Perekrut akan menentukan apakah aspek-aspek tersebut akan cocok dengan tujuan perusahaan atau tidak.
Karena itu, penting untuk mengunjungi website perusahaan tersebut untuk mempelajari visi dan misi perusahaan, nilai-nilai yang diutamakan oleh perusahaan dan pegawainya, hingga cara kerja keseluruhan bidang industri perusahaan tersebut.
Jika kamu memiliki kecocokan dengan berbagai aspek tersebut, peluangmu untuk lolos ke tahap wawancara kerja akan semakin terbuka lebar.
3. Menyesuaikan penampilan sesuai dengan posisi yang dilamar
Penampilan sangat berpengaruh dalam memberikan kesan terhadap seseoramg.
Oleh sebab itu, setelah Kamu mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait perusahaan tersebut pastikan Kamu memperhatikan informasi dresscode yang harus dikenakan.
Beberapa lowongan pekerjaan kemungkinan besar tidak akan mencantumkan info tersebut.
Akan tetapi, jika Kamu sudah mencari tahu latar belakang perusahaan, maka Kamu akan mengetahui pakaian seperti apa yang baiknya akan berterima untuk menghadiri wawancara tersebut.
Jangan sampai salah kostum, Karena hal ini tidak hanya bisa berpengaruh pada kepercayaan dirimu, tetapi juga mempengaruhi impresi perekrut kepadamu.
Pakailah baju yang nyaman, sopan, dan pas ukurannya agar kamu dapat fokus ketika menjawab pertanyaan.
Pastikan juga untuk menggunakan sepatu tertutup, jangan sampai menggunakan sendal jepit!

4. Memahami kelebihan dan kekurangan ketika perkenalan diri saat interview
Setiap posisi pekerjaan memiliki persyaratan dan kualifikasi yang harus dipenuhi.
Hal ini, karena kandidat nantinya harus memenuhi tanggung jawab dalam deskripsi pekerjaan.
Kamu harus mengenali kelebihan dan potensi diri yang dimiliki untuk ditawarkan sebagai bentuk kontribusi bagi perkembangan perusahaan.
Hal ini juga meliputi berbagai skill yang sangat dicari oleh perusahaan dari pegawainya.
Persiapkan ringkasan mengenai pencapaian kinerja, penghargaan yang diperoleh dari pengalaman kerja sebelumnya.
Bahkan termaksud juga dengan testimoni dari rekan kerja dan atasanmu sebagai persiapan jika nantinya terdapat pertanyaan yang mengarah kepada hal tersebut.
Jadi, ketika perekrut meminta melakukan perkenalan diri saat interview, Kamu telah siap untuk menunjukkan kualitas dan potensi yang dimiliki.
5. Menyikapi kekurangan sebagai potensi pengembangan diri
Setelah mengenali kelebihan dan kekuranganmu, Kamu akan lebih mudah menyusun jawaban interview yang mengarah ke hal yang positif.
Jika pertanyaan yang disampaikan dirasa akan menunjukkan kekurangan dirimu, maka kamu dapat menyesuaikan caramu menjawab.
Ketimbang terbuka mengakui kekuranganmu, Kamu dapat mengubah hal ini menjadi motivasi untuk perkembangan diri yang lebih baik di masa depan.
Contohnya sebagai berikut:
'Apakah Kamu adalah seorang yang multi-tasking?' maka Kamu dapat menjawab dengan: 'Kinerja saya dapat lebih efisien dan maksimal jika fokus pada satu tugas pekerjaan pada satu waktu tertentu. Dengan ini, saya akan lebih cepat menyelesaikan tugas tersebut, agar dapat berpindah untuk mengerjakan tugas lainnya'.
'Apakah kamu adalah tipe orang yang dapat memimpin sebuah tim?' Kamu dapat menjawab dengan 'Jika saya diberi kepercayaan untuk memimpin, saya dengan senang hati menerima posisi tersebut agar saya dapat terus mengasah kemampuan leadership saya.'
6. Menunjukkan rasa percaya diri
Pastikan Kamu menunjukkan sikap yang menggambarkan aura positif dan percaya diri di hadapan perekrut.
Bahasa tubuh hingga sikapmu ketika berbicara dapat menentukan penilaian perekrut terhadap dirimu.
Pastikan Kamu menyapa atau memberi salam ketika masuk ruangan, kemudian duduk dengan posisi tegak, namun tidak terlalu kaku atau tegang.
Selain itu, juga perhatikan caramu berbicara dan bersikaplah dengan sopan dan profesional.
Jangan sampai, Kamu berbicara dengan nada yang memaksa, atau terkesan ragu-ragu saat menjawab setiap pertanyaan.
Pastikan juga untuk menunjukkan antusiasme dalam menjawab, buktikanlah bahwa Kamu adalah talent yang tertarik dan siap berkontribusi untuk tumbuh kembang perusahaan melalui posisi pekerjaan ini.
7. Jangan menjawab jika belum mengerti
Apabila tidak mengerti dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh perekrut, jangan panik dan jangan asal menjawab.
Sebaiknya, Kamu pikirkan dan proses pertanyaan itu secara perlahan sebelum menjawabnya.
Jangan takut untuk bertanya kembali kepada perekrut apakah pertanyaan yang dimaksud sesuai dengan pemahamanmu.
Dengan ini, Kamu dapat memberikan jawaban dengan baik sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan oleh sang perekrut.
8. Menjawab dengan jujur dan jelas
Dalam kesempatan ini, cobalah untuk memberikan jawaban yang jujur, terstruktur, dan jelas.
Artinya, janganlah menjawab hanya dengan kata 'ya' atau 'tidak'. Tetapi, berikanlah informasi atau penjelasan tambahan yang berhubungan dengan pertanyaan yang diajukan.
Misalnya, jika perekrut menanyakan kemampuan teamworkmu, maka berikanlah informasi tambahan seperti pendapatmu tentang teamwork yang ideal, pengalamanmu bekerja sama dengan rekan kerjamu, serta pencapaian yang Kamu dapatkan dari kerja sama tersebut.
9. Ajukan pertanyaan
Jangan takut untuk bertanya saat melakukan interview. Jadikanlah proses wawancaramu seperti sebuah diskusi dua arah.
Perlu diingat, proses wawancara dapat menjadi awal langkahmu mencapai kesuksesan karir.
Oleh karenanya, jangan lewatkan kesempatan penting untuk tahu lebih banyak informasi dari perekrut langsung yang mengenal seluk-beluk keseluruhan perusahaan.
Informasi ini dapat Kamu gunakan untuk menentukan apakah perusahaan ini memberi kemudahan dalam penyusunan perencanaan karirmu, dan sesuai dengan tujuan karir ideal yang diinginkan.
Jadikanlah momen ini untuk menunjukkan semangat dan ketertarikanmu untuk mempelajari banyak hal tentang perusahaan tersebut dengan mengajukan berbagai pertanyaan penting untuk membangun impresi baik di hadapan perekrut.
10. Teruslah mengasah kemampuan wawancaramu
Terus melatih kemampuan bisa menjadi solusi bagi Kamu yang ongin tampak ideal di hadapan perekrut.
Percuma saja Kamu sudah membuat strategi dan menyiapkan contoh jawaban untuk Kamu akan sampaikan, namun tidak berlatih berbicara secara langsung.
Dengan melakukan latihan yang tepat untuk menghadapi proses wawancara, kamu dapat melatih intonasi dan suaramu, mengontrol nada dan emosi yang akan ditunjukkan, serta lebih membiasakan dirimu agar tidak gugup saat menjawab nanti.
Dengan mengaplikasikan berbagai tips tersebut, pastinya kamu dapat menghindari berbagai faktor yang menjadi penyebab gagal lolos wawancara kerja.
Lowongan Kerja BUMD Bank DKI Mei 2025, Terbuka untuk Fresh Graduate Lulusan S1 dan S2 |
![]() |
---|
Lakukan 5 Hal Ini saat Melamar Kerja Via Email, Fresh Graduate Simak Baik-baik! |
![]() |
---|
6 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Sok Berkuasa di Tempat Kerja, Fresh Graduate Jangan Ciut! |
![]() |
---|
Ijazah Belum Keluar, Bolehkah Daftar CPNS 2024 Pakai SKL? Fresh Graduate Simak Baik-baik |
![]() |
---|
Segera Dibuka! Cek Syarat dan Cara Daftar Seleksi CPNS 2024, Ini Formasi yang Jadi Prioritas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.