Viral di Media Sosial

Maling Pakaian Dalam Wanita di Bekasi Terungkap, Pelaku Mengaku Iseng Buat Pegang Lalu Buang

Misteri pelaku maling pakaian dalam wanita di Bekasi terungkap, sempat dijebak pakai video ponsel hingga viral.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunMedan.com
Ilustrasi Pakaian dalam (MNN.COM) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Misteri pelaku maling pakaian dalam wanita di Bekasi terungkap, sempat dijebak pakai video ponsel hingga viral di media sosial

Warga Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi dibuat resah dalam beberapa hari terakhir. 

Tidak sedikit dari warga yang kehilangan pakaian dalama wanita, terutama mereka yang tinggal di pemukiman rumah kontrakan. 

Rentang waktu kehilangan pakaian dalam wanita ini dirasakan nyaris berbarengan, alhasil warga sempat melapor ketua RT setempat untuk ditindak lanjuti. 

Sempat Dijebak 

Detik-detik maling pakaian dalam wanita di Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi terekam kamera ponsel.  

Video aksi pencurian viral di media sosial, terlihat seorang pelaku tengah asyik memetik pakaian dalam wanita yang sedang dijemur.  

Korban berinisial DP mengatakan, warga di lingkungan tempat tinggalnya belakangan dibuat resah dengan kejadian kehilangan pakaian dalam wanita.  

Baca juga: Kasus Keracunan Chikibul di Bekasi: Tekanan Gas Nitrogen Cair Akibatkan Lambung Bocah 4 Tahun Robek

"Warga bilang pada kehilangan BH (pakaian dalam wanita), dari kontrakan sebaris warga banyak yang kehilangan," kata DP, Minggu (8/1/2023).  

Rekaman video lanjut DP, dilakukan oleh tetangganya yang kebetulan bernasib sama. Dia meletakkan ponsel di balik jendela yang mengarah ke jemuran.  

Benar saja, detik-detik pelaku pencuri pakaian dalam terekam kamera ponsel yang sengaja disiapkan.  

"Jadi tetangga jemur daleman di depan, terus sama dia iseng aja HP (ponsel) di jendela buat videoin," ujarnya.  

Sayangnya, rekaman video kurang jelas sehingga wajah pelaku sulit teridentifikasi.  

Saking resahnya, warga yang merasa kehilangan pakaian dalam juga telah melapor ke RT setempat.  

"Warga pada lapor ke RT setempat, kejadian udah dua hari ini, kalau ketahuan mah udah diteriakin itu," ujarnya 

Pelaku Ternyata Anak di Bawah Umur 

Pencuri pakaian dalam wanita di Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi terungkap, pelakunya ternyata anak di bawah umur.  

Lurah Kranji Isnaini mengatakan, pelaku berhasil ditangkap warga pada Selasa (10/1/2023) sekira pukul 18.00 WIB.  

"Sudah ditangkap sama warga, jadi pelakunya masih di bawah umur," kata Isnaini saat dikonfirmasi.  

Pengungkapan pencurian dilakukan oleh anak berinisial F (15), dia saat itu memergoki aksi bejat yang dilakukan pelaku.  

Tangkapan layar video detik-detik pencurian pakaian dalam wanita di Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi terekam kamera ponsel warga.
Tangkapan layar video detik-detik pencurian pakaian dalam wanita di Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi terekam kamera ponsel warga. (Istimewa)

Saat itu, F melihat gelagat mencurigakan pelaku yang diam-diam masuk ke pelataran kontrakan.  

Tepat pada saat mengambil pakaian dalam, pelaku langkah diteriaki dan lari ke bagian dalam area kontrakan.  

Ketua RT setempat dan warga langsung berdatangan, pelaku diamankan beserta barang bukti pakaian dalam yang dicuri.  

Isnaini menjelaskan, kasus ini diselesaikan melalui cara kekeluargaan karena pelaku masih berstatus pelajar SD.  

"Jadi orang tuanya dipanggil, sama ketua RT diselesaikan dengan membuat surat perjanjian yang ditanda-tangani kedua belah pihak," tegas dia.  

Hanya Iseng Buat Pegang-pegang Lalu Buang 

Maling pakaian dalam wanita di Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi berhasil terungkap.  

Pelakunya ternyata seorang anak di bawah umur yang masih duduk kelas 6 SD, alasan mencuri hanya iseng belaka.  

Hal ini disampaikan Fuad (32), warga yang turut menangkap pelaku pada Selasa (10/1/2023) malam di kontrakan tempat kejadian perkara (TKP).  

"Katanya cuma iseng buat dipake, dipegang-pegang terus dibuang," kata Fuad, Rabu (11/1/2023).  

Saat diintrogasi, pelaku sempat mengelak baru melakukan perbuatannya sebanyak dua kali.  

"Dari awal udah kita mau jebak kemarin tapi gagal, nah ini ketangkap. Ngakunya baru dua kali padahal udah sering," jelas dia. 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved