Cerita Kriminal

Modus Penipuan Berkedok Tukang Kredit Keliling, Emak-Emak di Cikarang Rugi Belasan Juta

Modus penipuan berkedok tukang kredit keliling, emak-emak di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi rugi belasan juta.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
istimewa
Pelaku beserta barang bukti penipuan berkedok kredit keliling (tengah) saat ditangkap jajaran Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG BARAT - Modus penipuan berkedok tukang kredit keliling, emak-emak di Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi rugi belasan juta. 

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat Iptu Said Hasan mengatakan, pihaknya baru-baru ini menangkap pelaku penipuan berinisial MA (42). 

"Pelaku satu orang laki-laki tersangka penipuan berkedok kredit barang-barang kebutuhan rumah tangga dan elektronik," kata Hasan, Rabu (18/1/2023). 

Hasan menjelaskan, tersangka ditangkap di daerah Kampung Pasir Limus, Cikarang Utara, dia diduga hendak melakukan kejahatan serupa pada, Senin (16/1/2023). 

"Tersangka bersama empat orang rekannya DPO (daftar pencarian orang), telah menipu seorang ibu di Cikarang Barat pada awal Januari lalu," jelas dia. 

Modus operandi yang dijalankan komplotan penipu menawarkan kredit barang-barang berupa kompor, panci, lemari hingga ponsel Iphone. 

Korban berinisial DS (35), tergiur saat komplotan pelaku datang ke rumahnya dan langsung menawarkan barang-barang tersebut. 

Baca juga: Dari Tesla Sampai Rumah Mewah, Aset Sitaan Penipuan Indra Kenz Akan Dikembalikan Kepada Korban

"Pelaku menawarkan kompor gas seharga Rp2 juta kepada korban dengan iming-iming bonus lemari kaca dan cahs back (uang kembali)," ungkap Hasan. 

Korban yang tergiur langsung memabayar kontan sebesar Rp2 juta, MA dan rekannya kembali menawarkan barang dengan harga lebih tinggi. 

Kali ini, DS ditawarkan ponsel Iphone 13 Pro Max seharga Rp10 juta dengan iming-iming yang sama bonus dan cash back. 

"Korban saat itu mengaku tidak punya uang tunai, lalu pelaku bersedia dibayar dengan emas. Karena tertarik korban memberikan emas beserta suratnya ditaksir seharga Rp12 juta," ucapnya. 

Setelah menyerahkan emas, pelaku meminta dibuatkan kopi. Saat itu juga komplotan penipu kabur membawa emas dan uang tunai sebesar kurang lebih Rp 14 juta. 

Barang bukti penipuan berkedok kredit keliling di Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi.
Barang bukti penipuan berkedok kredit keliling di Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi.

Dua pekan setelah kejadian itu, DS mendapat kabar MA tengah beraksi di Cikarang Utara. Dia bersama warga lalu mendatangi lokasi dan menangkap pelaku. 

Sayangnya, rekan pelaku tiga wanita berinisial ML, SS dan CC beserta seorang pria berinisial IKN berhasil kabur dari kejaran warga. 

"Pelaku lalu dibawa ke Polsek Cikarang Barat untuk diproses lebih lanjut," ucap Hasan. 

Dari tangan tersangka, pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa empat katalog alat rumah tangga, satu kompor gas, 23 lembar kwitansi kosong dan tujuh lembar surat pembelian emas. 

"Untuk pelaku lainnya masih kami buru, jadi modus mereka menawarkan barang melalui katalog yang mereka bawa sambil diming-imingi bonus dan cash back segala macam," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved