Cerita Kriminal

Warga ketakutan 2 Kelompok Remaja Tawuran di Cipayung Bawa Senjata Tajam dan Petasan

Tawuran dua kelompok remaja bersenjata tajam terjadi di Jalan Raya Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur viral.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
istimewa
Tangkapan layar video merekam aksi tawuran di Jalan Raya Cilangkap, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (3/2/2023) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Tawuran dua kelompok remaja bersenjata tajam terjadi di Jalan Raya Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur viral.

Berdasar video amatir beredar di media sosial tampak dua kelompok saling serang menggunakan berbagai senjata tajam berukuran besar dan petasan di tengah Jalan Raya Cilangkap.

Eri, warga sekitar mengatakan kejadian sebagaimana dalam video beredar terjadi pada Jumat (3/2/2023) sekira pukul 03.00 WIB ketika kondisi Jalan Raya Cilangkap sedang sepi.

"Mereka saling serang dengan celurit dan parang. Enggak tahu motifnya apa, baru kali ini terjadi. Pas kejadian enggak ada polisi sama sekali," kata Eri di Jakarta Timur, Senin (6/2/2023).

Tidak ada korban dalam kejadian, namun warga sekitar resah karena khawatir jadi korban salah sasaran aksi tawuran dua kelompok remaja yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Warga berharap jajaran Polres Metro Jakarta Timur meningkatkan patroli guna mengantisipasi kasus serupa, serta bergegas meringkus para pelaku untuk memberikan efek jera.

Baca juga: Kapolres Jaksel Sebut Ketahanan Keluarga Jadi Kunci Cegah Anak Ikut Tawuran

"Takutnya kena terpal warung dan kebakaran. Karena mereka kan bawa petasan, kemarin ada tiga kali tembakan petasan. Mereka datang dari arah timur, Pondok Ranggon," ujar Ardi, warga lainnya.

Selain karena para pelaku membawa senjata tajam berukuran besar dan petasan, warga resah karena dalam kurun waktu satu bulan terakhir sudah terjadi dua kasus tawuran di wilayah Cipayung.

Tepatnya pada Minggu (22/1/2023) sekira pukul 03.42 WIB lalu di Jalan Kramat Aris, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung yang aksinya terekam CCTV satu rumah warga lalu viral di media sosial.

"Kalau di Cilangkap kemarin itu pelakunya ada 10 orang lebih lah. Harapannya ya biar jangan ada kejadian, takut. Apalagi kalau orang yang pulang kerja malam atau dini hari, takut jadi korban," tutur Ardi.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved