Pipa Air Bocor Jadi Penyebab Ambruknya Plafon Gedung Baru Pengadilan Negeri Jakarta Utara

Material plafon dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar sekitar 5 meter yang ambruk kemudian berserakan di basement tersebut.

Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com
Pipa air bersih yang terpasang di bawah plafon ambruk di gedung baru Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Plafon berbahan gipsum di basement gedung baru Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara ambruk pada Kamis (9/2/2023) sore kemarin. 

Ambruknya plafon gedung yang baru diresmikan belum ada sebulan ini disebabkan kebocoran pipa air bersih yang instalasinya berada di basement tersebut. 

"Plafon ini, kita lihat dari arah sini, pipa ini bocor. Kemudian mengarah ke atas, kemudian menembus plafon gypsum," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Maryono, di lokasi, Jumat (10/2/2023). 

Ketika pipa bocor, air mengalir deras membasahi plafon gipsum. 

Diduga, karena tak kuat menahan rembesan air, plafon akhirnya ambruk tepat di depan masjid Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 

"Karena air masuk, enggak kuat beban jadi ambrol, turun ke bawah. Jadi seperti yang bisa teman-teman lihat hari ini," kata Maryono.

"Jadi memang karena pengaruh air pipa ini bocor langsung dibawa ke atas, enggak bisa teratasi secepat itu langsung roboh," tegasnya. 

Baca juga: Belum Sebulan Diresmikan, Plafon Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara Ambruk

Material plafon dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar sekitar 5 meter yang ambruk kemudian berserakan di basement tersebut. 

Petugas Pengadilan Negeri Jakarta Utara lalu membersihkannya dan meminggirkannya supaya jalanan di bawah plafon yang ambruk bisa dilintasi kembali. 

Adapun peristiwa ambruknya plafon Pengadilan Negeri Jakarta Utara ini terjadi Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB. 

Plafon ambruk saat gedung baru Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Tanjung Priok ini aktif digunakan kembali per 30 Januari 2023 lalu. 

"Tanggal 25 Januari diresmikan, tanggal 30 Januari sudah aktif mulai bersidang di sini," katanya. 

Beruntung, tidak ada korban luka dari peristiwa ini. 

Rencananya perbaikan akan dilakukan meski belum diketahui kapan dimulainya. 

"Kami sendiri belum tahu kapan diperbaiki, tapi akan diperbaiki sesegera mungkin," ucap Maryono.

"Karena tidak nyaman kelihatan seperti ini. Kami belum bisa memastikan kapan akan dikerjakan," sambungnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved