Anak Pejabat Pajak Aniaya Pemuda
David Korban Penganiayaan Mario Butuh Waktu Lama untuk Pulih Fisik dan Psikis, Alami Trauma Dahsyat
David, korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo diperkirakan bakal membutuhkan waktu yang lama untuk pulih secara fisik dan psikis.
TRIBUNJAKARTA.COM - David, korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo diperkirakan bakal membutuhkan waktu yang lama untuk pulih secara fisik dan psikis.
Pasalnya penganiayaan yang dilakukan Mario mengakibatkan trauma dahsyat untuk David.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel.
David disebut kemungkinan mengalami cedera psikis yang luar biasa akibat trauma dahsyat yang dia alami.
Cedera psikis ini akan berimbas terhadap relasi sosialnya di kemudian hari di saat David sudah bisa kembali beraktivitas normal.
“Barangkali ia bakal mengalami keterbatasan sosial serius. Apa ia bisa lanjutkan sekolah? Apa ia bisa mengikuti teman-temannya lagi,” ujar Reza dalam Sapa Indonesia Akhir Pekan Kompas TV, Sabtu (25/2/2023).
Reza menegaskan bahwa penganiayaan yang korban alami tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga mental atau psikis.
"Yang namanya korban kekerasan tidak hanya berdampak fisik tapi juga psikis, tapi juga sosial. Apakah kerugian majemuk ini akan diganti rugi pihak tersangka? Saya harap demikian,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, penganiayaan tersebut terjadi pada 20 Februari 2023 di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Hingga saat ini, korban yang merupakan anak dari pengurus GP Ansor itu dikabarkan masih koma di rumah sakit.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kondisi Korban Penganiayaan Mario Diprediksi Tak Akan Lagi Sama karena Trauma Dahsyat yang Dialami"
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.