Rombak Transportasi Jakarta Berlanjut, Kali Ini Heru Budi Copot Dirut PT JakLingko dan Gerbongnya

Selain Muhammad Kamaluddin, terdapat sederet jajaran PT JakLingko yang juga dicopot dari jabatannya oleh mantan Wali Kota Jakarta Utara itu. 

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos Abdul Qodir
Kolase TribunJakarta.com/Tribunnews
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (kiri) terus melakukan perombakan pimpinan direksi hingga komisaris BUMD bidang transportasi, terkini dia mencopot Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Muhamad Kamaluddin (kanan) dan beberapa pejabat Jaklingko lainnya. 

Saat itu, Anies menunjuk Yana sebagai Dirut Transjakarta pada November 2021 untuk menggantikan Sardjono Jhony yang meninggal dunia karena sakit.

Keputusan Anies ini sempat menimbulkan kontroversi lantaran Yana dinilai tak punya latar belakang di bidang transportasi.

Di era kepemimpinan Yana Aditya, Transjakarta tak lepas dari sorotan setelah serangkaian insiden kecelakaan yang terjadi terhadap armada bus. 

Komisaris LRT Jakarta

Anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Tatak Ujiyati saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta. Terkini, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mencopot Tatak Ujiyati dari jabatan Komisaris LRT Jakarta.
Anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Tatak Ujiyati saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta. Terkini, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mencopot Tatak Ujiyati dari jabatan Komisaris LRT Jakarta. (Instagram @tatak_ujiyati)

Setelah pejabat MRT dan TransJakarta, Heru Budi juga sudah mencpot Tatak Ujiyati dari jabatan Komisaris LRT Jakarta.

Sama seperti Mohamad Aprindy, Tatak Ujiyati juga diangkat sebagai Komisaris LRT Jakarta pada era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Tak hanya itu, Tatak juga merupakan anggota dari Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) era Gubernur Anies Baswedan.

Perihal pencopotan Tatak Ujiyanti dari Komisaris LRT Jakarta ini diungkapkan sendiri oleh tangan kanan Anies Baswedan ini.

"Purna tugas. Alhamdulillah telah menyelesaikan tugas sbg Komisaris di PT LRTJ. Membantu menjalankan perusahaan sesuai tujuan & mematuhi GCG," tulisnya di akun twitter pribadinya (@tatakujiyati) dikutip Rabu (16/11/2022).

Saat dikonfirmasi, Tatak menyebut pencopotan dirinya ini berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham (KPPS) dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku perusahaan induk dari LRT Jakarta.

"Saya dapat salinan KPPS dari PT Jakpro yang ditandatangani kemarin (14 November 2022)," ucapnya.

Walau demikian, Tatak enggan menjelaskan lebih jauh terkait alasan pencopotan dirinya itu.

"Untuk alasan (pencopotan) sila ditanyakan langsung ke PT Jakpro, saya hanya menerima saja," ujarnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lagi dan Lagi, Heru Budi Rombak BUMD DKI: Setelah Transjakarta, Kini PT JakLingko"

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved