Massa Partai Buruh Geruduk Kantor Bawaslu Jakpus usai Atribut Demo di DPR RI Kena Semprit

Teguran dari petugas Baswaslu mempersoalkan adanya atribut Partai Buruh dalam aksi di depan Gedung DPR.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Perwakilan massa Partai Buruh menggeruduk kantor Bawaslu Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2023). Hal itu sebagai bentut dari teguran yang didapat saat Partai Buruh menggelar aksi di depan Gedung DPR RI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Puluhan orang dari Partai Buruh menggeruduk kantor Bawaslu Kota Jakarta Pusat di Kebon Melatih, Tanah Abang, Jakpus, Selasa (11/4/2023).

Ketua Bidang Infokom dan Propaganda Partai Buruh, Kahar S Cahyono menjelaskan kedatangannya untuk mempertanyakan maksud petugas Bawaslu Jakarta Pusat yang menegur aksi Partai Buruh di depan Gedung DPR RI.

"Kami di sini tidak melakukan aksi melainkan melakukan audiensi karena sangat menyesalkan tindakan petugas yang mengaku dari Bawaslu Jakarta Pusat menegur aksi kami siang tadi," ujar Kahar di lokasi.

Teguran dari petugas Baswaslu mempersoalkan adanya atribut Partai Buruh dalam aksi di depan Gedung DPR.

Adapun aksi tadi mengenai penolakan terhadap UU Cipta Kerja, menolak parlementery threshold dan mendesak segara disahkannya RUU PRT.

Baca juga: Bawaslu Temukan Ada 1.538 Pelanggaran Prosedur Coklit Pemilu di Jakarta

Baca juga: Tega Nian! Upah Pantarlih di Jakarta Diduga Disunat, DPRD Minta KPU DKI Turun Tangan

Kahar menganggap tindakan petugas Bawaslu Jakarta Pusat sebagai bentuk intimidasi kepada partainya.

Pasalnya, selama ini mereka tak pernah dipermasalahkan menggelar aksi meski menggunakan atribut Partai Buruh.

"Dan ini kenapa tegurannya begitu mendadak saat kami sedang aksi. 

Baca juga: Ratusan Buruh Geruduk Gedung DPR RI Siang Ini, Tolak Perppu Cipta Kerja dan Parliamentary Threshold

Padahal, kami saat menggelar aksi di kantor bupati, kantor wali kota, gubernur hingga di Istana Negara gapernah dipersoalkan. Ada apa ini," ujarnya.

Akibat adanya teguran dari petugas Bawaslu Jakarta Pusat, aksi di depan Gedung DPR pun terpaksa dibubarkan.

Sebagian massa ikut mengawal ke Bawaslu Jakarta Pusat di kawasan Tanah Abang.

Saat ini, sejumlah perwakilan Partai Buruh pun masih berada di dalam Bawaslu Jakarta Pusat.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved