Cerita Kriminal

Ditangkap Polisi, Ayah Dua Anak Bandar Sabu Kampung Bahari Bisa Dapat 50 Pelanggan Sehari

Sebanyak 3 gram sabu bisa diperdagangkan RR kepada para pembelinya yang kebanyakan datang dari luar Kampung Bahari.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dan jajaran menunjukkan tersangka pengedar narkoba Kampung Bahari beserta barang bukti dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Tanjung Priok, Jakut, Selasa (9/5/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - RR, ayah dua anak yang ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Utara usai mengedarkan sabu di Kampung Bahari bisa dapat puluhan pelanggan setiap hari.

Saban hari, bandar sabu yang sudah menjalankan bisnisnya setahun belakangan itu bisa kedatangan sekitar 50 pelanggan ke kontrakannya di Kampung Bahari.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, RR mengedarkan sabu di kawasan A5, Gang III RT 08 RW 01 Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kalo dari keterangan yang bersangkutan bisa sampai 50 transaksi konsumsi yang habis, kalo dia sendiri sekitar 3 gram," kata Gidion di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (9/5/2023).

Sebanyak 3 gram sabu bisa diperdagangkan RR kepada para pembelinya yang kebanyakan datang dari luar Kampung Bahari.

Sabu yang sudah ditimbang pas 3 gram kemudian akan dipecah ke dalam puluhan plastik klip bening.

Baca juga: Perlawanan Sengit Kampung Bahari untuk Polisi: Petugas Kembali Dilempari Batu dan Kayu

Nantinya, pelanggan tinggal datang ke tempat RR dan langsung memakai sabu yang sudah disiapkan dalam plastik klip tersebut.

"Ini memang kalo 3 gram dibagi 50 paket-paket yang sangat minimalis, tapi pola-pola penjualan dan marketing yang seperti itu, itu mungkin kemudian yang menjadi menarik untuk mereka," ucap Gidion.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara Kompol Slamet Riyanto menambahkan, RR menjalankan bisnisnya dengan modus lama.

Yang bersangkutan membuka lapak baik di dalam kontrakannya maupun bedeng-bedeng di sepanjang rel kereta Kampung Bahari.

"Masih cara yang lama, mereka menjajakan di lapak, baik di lapak atau di kos-kosan. Nanti pembelinya datang ke situ dan make di situ. Masih cara yang lama," jelas Slamet.

RR, ayah dua anak yang jadi tersangka pengedar sabu Kampung Bahari ditahan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (9/5/2023). 
RR, ayah dua anak yang jadi tersangka pengedar sabu Kampung Bahari ditahan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (9/5/2023).  (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Adapun selain RR, polisi juga mengamankan dua pengguna narkoba masing-masing berinisial PR dan AS dari penggerebekan Senin (8/5/2023) kemarin.

Kedua pemakai yang didapati sedang berada di kontrakan RR dibawa dari lokasi untuk selanjutnya direhabilitasi.

Selain mengamankan pengedar, tim gabungan juga turut menyita barang bukti sabu seberat 25,32 gram, sebuah timbangan digital, 35 bong, dan 33 cangklong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved