Cerita Kriminal

Perlawanan Sengit Kampung Bahari untuk Polisi: Petugas Kembali Dilempari Batu dan Kayu

Masyarakat yang bermukim di sarang narkoba Kampung Bahari sepertinya tak kenal lelah dalam melakukan perlawanan terhadap anggota polisi.

Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com
Tangkapan layar warga Kampung Bahari serang petugas saat penggerebekan bandar narkoba pada Senin (8/5/2023) kemarin. (1) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Masyarakat yang bermukim di sarang narkoba Kampung Bahari sepertinya tak kenal lelah dalam melakukan perlawanan terhadap anggota polisi.

Pada penggerebekan Senin (8/5/2023) kemarin, sekelompok masyarakat kembali menyerang petugas saat penggerebekan salah satu kontrakan tempat transaksi narkotika di Kampung Bahari.

Dalam penggerebekan Senin pagi, anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara mendapatkan perlawanan.

Petugas dilempari batu, kayu, hingga ditembaki petasan.

Penebalan pasukan akhirnya dilakukan. Anggota Satresnarkoba akhirnya mendapatkan bantuan dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok supaya penggerebekan tetap berjalan lancar.

Akhirnya, meski perlawanan masyarakat cukup keras, petugas tetap bisa menangkap seorang pengedar dan dua pemakai narkoba dari Kampung Bahari pada Senin kemarin.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan, pada saat penggerebekan kemarin, anggotanya mendapatkan perlawanan dari masyarakat Kampung Bahari meski upaya penindakan yang dilakukan tidak terlalu represif.

"Kita tidak melakukan penindakan secara membabi-buta, tetapi kita mendapatkan perlawanan," kata Gidion di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (9/5/2023).

Baca juga: Kampung Bahari Kembali Diacak-acak Polisi, 25 Gram Sabu Ditemukan dan Satu Pengedar Diangkut

Masyarakat yang menyerang petugas ini diduga bersekongkol dengan para pengedar narkoba Kampung Bahari.

Mereka melawan petugas untuk mempertahankan geliat transaksi narkoba di kampung yang berada di sepanjang rel kereta Tanjung Priok itu.

"Perlawanan dari sekelompok masyarakat yang akan mempertahankan eksistensinya untuk melakukan transaksi narkoba dengan serangan menggunakan kayu, batu, maupun petasan," kata Gidion.

"Tetapi kita tidak membabi-buta, kita terima itu sebagai sebuah tantangan, kita tetap melakukan dengan cinta," sambungnya.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara Kompol Slamet Riyanto mengatakan, penggerebekan kemarin menyasar permukiman Kampung Bahari, Gang III RT 08 RW 01 Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Alamat tersebut disasar karena petugas sebelumnya menerima laporan adanya peredaran narkoba di lokasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved