Mengenal Ransomware Virus yang Menyerang ATM dan M-Banking BSI, Begini Cara Mencegahnya
Apa itu ransomware? Virus yang menyerang layanan Bank Syariah Indonesia hingga eror berhari-hari. Simak cara mencegahnya.
"Tetapi mengalami gangguan sampai lebih dari 1 hari kerja, maka patut dicurigai adanya hal yang sangat serius terjadi pada layanan tersebut dan salah satu kemungkinan di era digital ini adalah karena aksi ransomware," sambungnya.
Belajar dari kasus BSI, bagaimana cara mencegah serangan ransomware?
Cara Mencegah Serangan Ransomware
Berikut ini beberapa cara mencegah serangan ransomware yang dirangkum TribunJakarta.com dari berbagai sumber:
1. Hindari Website Tanpa HTTPS
Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) berfungsi sebagai tool pengaman saat terjadinya pertukaran data di internet. Cara diamankan adalah dengan enkripsi data.
Oleh karena itu, adanya HTTPS mampu menjamin keamanan Anda saat berkunjung ke sebuah website melalui tiga aspek yaitu enkripsi, integritas dan autentikasi.
2. Jangan Unduh File dan Situs Ilegal
Saat ini banyak sekali situs ilegal muncul dan bisa diakses dengan mudah. Perlu diketahui bahwa membuka situs seperti ini sangat berbahaya.
Apalagi jika sampai mengunduh dan menginstalnya di perangkat Anda. File pada situs ilegal merupakan lokasi paling aman bagi virus bersembunyi.
Saat masuk ke perangkat, bisa langsung terinfeksi hingga akhirnya korban kesulitan mengakses data.
3. Jangan Klik Tautan Mencurigakan
Hampir semua website di internet muncul tautan iklan. Jangan sembarangan mengkliknya. Karena malware advertising merupakan metode yang paling banyak digunakan oleh peretas akhir-akhir ini.
Melalui tautan mencurigakan, tanpa sadar virus malware masuk ke perangkat. Dengan mengetahui apa itu ransomware, membuat Anda tidak menyepelekan tautan yang ada.
4. Selalu Backup Data
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-hacker.jpg)