Pilpres 2024
Polemik Dugaan Hoaks Anies Baswedan: Bareskrim Bersikap hingga Tudingan Serius Pejuang ABW
Pelaporan Anies Baswedan oleh relawan Ganjar Pranowo Center (GP Center) ke Mabes Polri menimbulkan polemik baru.
Pihaknya pun akan melengkapi bukti agar laporan bisa diterima.
"Belum diterima. Kita hanya perlu memperkuat bukti," kata Thomas pada sore harinya.
PDIP Dukung Pemolisian Anies
Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono, menilai wajar langkah GP Center memolisikan Anies.
Pasalnya, informasi yang disampaikan Anies itu tak sesuai dengan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR).
“Data itu kan menjadi penting, ketika menyampaikan sesuatu kan harus diperkuat data. Ketika beliau membandingkan suatu pembangunan fisik kan dasarnya harus data,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (23/5/2023).
Oleh karena itu, Gembong menilai, dilaporkannya Anies sebagai konsekuensi yang harus ditanggung atas penyampaian yang informasikan Gubernur DKI periode 2017-2022 itu.

“Ketika data yang disampaikan ke publik tidak benar, pasti ada orang yang keberatan. Artinya, ketika menyampaikan sesuatu itu harus didasari dengan data yang valid,” ujarnya.
“Jadi, ketika menyampaikan ke publik data yang salah, maka konsekuensinya ada yang keberatan atas data yang disampaikan itu karena tidak mengandung keberatan,” sambungnya.
Untuk itu, Gembong menilai, langkah relawan Ganjar yang melaporkan Anies ke polisi sebagai upaya untuk mendapatkan informasi valid terkait pembangunan jalan non-tol di era Jokowi dan SBY yang sebelumnya disampaikan eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
“Relawan pasti sudah punya hitung-hitungan terhadap apa yang sudah disampaikan pak Anies yang ternyata tidak mengandung kebenaran,” tuturnya.
“Karena setiap warga negara punya hak untuk mendapat informasi yang valid untuk bisa dicerna masyarakat,”tambahnya menjelaskan.
PKS Santai
Sementara, PKS sebagai salah satu partai pengusung Anies bersama NasDem dan Demokrat, memilih bereaksi santai.
Ia mempersilakan bakal capresnya itu dilaporkan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Anies Baswedan
Ganjar Pranowo
GP Center
Gembong Warsono
Ahmad Jakwan
Muhammad Taufik Zoelkifli
PKS
PDIP
Ada 8 Tantangan, Alumni ITB Minta Prabowo-Gibran Fokus ke Persoalan Ekonomi |
![]() |
---|
Isu Raffi Ahmad Masuk Bursa Menteri Prabowo Tak Dibantah Gerindra, Prabowo Pernah Sebut Sebagai Staf |
![]() |
---|
Eks Dewan Pakar TPN: Parpol Pendukung Ganjar Mahfud Lebih Layak Masuk Pemerintahan Prabowo |
![]() |
---|
Pengamat Sarankan Prabowo Tempatkan Megawati, SBY dan Jokowi di DPA, Bukan Presidential Club |
![]() |
---|
Pengamat Soal Surya Paloh Sungkan Minta Jatah Menteri ke Prabowo: Tak Semua Perlu Eksplisit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.