Polemik Ruko Serobot Saluran Air
Usai Viral Labrak Pemilik Ruko, Ketua RT Pluit Riang Prasetya Kebanjiran Job Pengacara?
Berkaca pada kasus-kasus lain ketika seseorang itu viral, maka berdampak pada tawaran pekerjaannya yang meningkat, apakah Riang Prasetya juga mengalam
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Lebih dari sepekan terakhir nama Riang Prasetya viral di media sosial.
Hal itu lantaran aksi Riang yang menjabat Ketua RT 011 RW 03 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara melabrak pemilik ruko nakal penyerobot bahu jalan di wilayahnya.
Setelah aksi pelabrakan itu, aksi Riang tak berhenti di situ.
Riang terus ramai diperbincangkan netizen di media sosial karena masih konsisten mengawal kasus ini agar Pemprov DKI Jakarta segera menegakkan aturan.
Tak jarang Riang mengeluarkan kritik keras di kasus ini, termasuk kepada anggota DPR RI Darmadi Durianto dan anggota DPRD DKI Jakarta, Gani Suwondo yang disebutnya mempolitisir kasus ini dengan mendukung pemilik ruko nakal itu.
Baca juga: Sambil Tunjuk Kepala, Riang Prasetya Ketua RT Pluit Sindir Habis Provokator yang Demo Kantornya
Di sisi lain, banyak netizen yang memberikan dukungan dan apresiasi terhadap Riang atas keberaniannya itu.
Pemprov DKI Jakarta pun langsung turun tangan dan membongkar paksa puluhan ruko melanggar fasos dan fasum itu setelah kasus ini viral.
Berprofesi Pengacara
Selain menjadi Ketua RT, Riang juga berprofesi sebagai pengacara.
Hal itu terlihat dari papan nama yang terpampang di kediaman sekaligus kantornya yang berada hanya berjarak sekira 50 meter dari lokasi ruko penyerobot bahu jalan.
Baca juga: Viral Penampakan Pocong di Desa Pelaukan Kabupaten Bekasi: Terekam HP Warga
Ada dua plang nama kantor pengacara yang terpampang dengan nama Riang Prasetya.
Plang di atas tertulis kantor pengacara Wisesa Law Firm dengan nama Riang Prasetya lengkap dengan gelar SH, MH, MM di belakang namanya.
Di plang itu dituliskan bahwa kantor pengacara tersebut menyediakan jasa advokat atau pengacara, auditor hukum, likuidator, konsultan hukum, legal drafter dan mediator.
Sedangkan di plang bawah tertulis Mediator Masyarakat Indonesia serta nama Riang Prasetya dengan gelar keilmuan yang lebih panjang lagi yakni SH, MH, MM, CLA, CLI, CCD DAN CMe.

Di plang bawah tertulis Riang Prasetya menyediakan jasa berupa sengketa bisnis, sengketa tanah, sengketa warisan, gugatan perceraian, harta gono gini, sengketa medis, sengketa buruh, sengketa perbankan, sengketa utang piutang dabn sengketa hak asuh anak.
Berdampak kebanjiran job?
Berkaca pada kasus-kasus lain ketika seseorang itu viral, maka berdampak pada tawaran pekerjaannya yang meningkat, apakah Riang Prasetya juga mengalami hal tersebut?
Baca juga: Update Kasus Viral KDRT di Depok: Pihak Suami Terbuka Upaya Mediasi hingga Restorative Justice
Ditemui di kediamannya pada Minggu (28/5/2023), Riang menjawab hal tersebut.
Riang menjelaskan bahwa bidang pendampingan hukum yang dipilihnya itu bukanlah hukum pidana melainkan hukum agraria yang menyangkut konflik masalah tanah.
Karena itu, dia merasa tak terlalu berdampak meski dia viral terhadap jobnya sebagai pengacara.
"Jadi gini kalau saya kan bidangnya agraria murni.
Jadi kalau seandainya ada atau tidak ada ini (kasus serobot bahu jalan), tugas saya sudah ada plotnya," kata Riang.

Kemarin, Riang Prasetya sumringah ketika kantornya didatangi anggota DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian.
Riang menganggap apa yang dilakukan Justin merupakan contoh dari yang seharusnya dilakukan oleh seorang wakil rakyat.
"Seperti inilah contoh anggota DPRD yang benar.
Beliau bilang janji mau datang ke sini dan dia bener datang dan bertemu. Disampaikan hal-hal yang bener, yang bermanfaat, yang tepat," kata Riang.
Ucapan Riang itu dimaksudkan untuk menyindir dua politisi PDIP yakni Anggota DPR RI, Darmadi Durianto dan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Gani Suwondo yang menemui pemilik ruko penyerobot bahu jalan.
Yang makin membuat Riang berang lantaran kedua politisi PDIP itu sama sekali tak menemuinya yang merupakan Ketua RT setempat selaku kepanjangan pemerintah di tingkat lingkungan.
"Kalau kemarin Pak Gani Suwondo kemarin ke sana ngapain, gajelas itu, apa tujuannya, apa yang disampaikan," kata Riang.
Riang menyebut kedatangan Gani Suwondo bukannya menyadarkan para pemilik ruko dan warga untuk mematuhi aturan, dalam hal ini yakni pendirian bangunan justru memancing kegaduhan.
"Setelah beliau ke situ terjadi demo, beliau pergi terjadi lagi demo dan tidak ada statement yang menyadarkan warga disitu untuk sadar hukum, patuh hukum," ujar Riang.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Tunggu Penyelidikan, Kamaruddin Siap Bongkar Konsorsium Chinatown yang Bekingi Riang Prasetya |
![]() |
---|
Riang Disebut Punya Misi Tersendiri Buat Chinatown, Video Bongkar Paksa Ruko Pluit Jadi Barang Bukti |
![]() |
---|
Kamaruddin Sebut RT Riang Terlibat Konsorsium Chinatown, Perannya Lebarkan Jalan Ruko Pluit 20 Meter |
![]() |
---|
Kamaruddin Bawa Bukti Chat WA Bongkar Misi Terselubung Riang Prasetya Bangun Chinatown di Pluit |
![]() |
---|
Satpol PP Tunggu Proses Hukum Ketua RT Riang untuk Lanjutkan Penertiban Ruko Tutup Saluran Air Pluit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.