Cerita Kriminal
Hubungan Terlarang Ayah-Anak di Purwokerto: Bayi Lahir Langsung Dibunuh, Ibu Tahu Tapi Tutup Mulut
Terkuak fakta baru hubungan terlarang ayah-anak di Purwokerto. Bukan korban aborsi, bayi hasil hubungan terlarang dibunuh usai dilahirkan.
TRIBUNJAKARTA.COM, PURWOKERTO - Terkuak fakta baru Hubungan terlarang ayah-anak yang menggegerkan warga Purwokerto.
Hubungan inses antara Rudy (57) dan anak perempuan berinisial E itu berujung kelahiran sejumlah bayi.
Namun, bayi tersebut langsung dibunuh setelah lahir. Sebelumnya, diduga bayi-bayi tersebut korban aborsi.
Tak hanya itu, ibu korban atau istri Rudi mengetahui hubungan terlarang tersebut.
Namun, istri Rudi itu tutup mulut karena ketakutan diancam akan dibunuh.
Baca juga: Kejadian di Bukittinggi, Anak Inses Ibu Kandung sejak SMA, Adik Perempuan Juga Nyaris Disetubuhi
Sementara itu, bayi-bayi yang baru lahir itu dibekap hingga mengehembuskan nafas terakhir.
Bayi-bayi itu lalu dikuburkan di RT 1 RW 4 Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto, Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Peristiwa itu terjadi di kisaran 2012 hingga 2018.
Empat diantara jasad bayi itu ditemukan dalam bentuk kerangka di Tanjung, Banyumas.

"Bayu-bayi itu dibunuh karena ada perintah dari guru spiritualnya," ujar Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi.
Diketahui, Rudi telah ditangkap Satreskrim Polresta Banyumas.
Penangkapan Rudi akan mengungkapkan apakah anak perempuannya bertindak sendiri atau ada desakan dari orang lain.
"Ada pengakuan dari saudari E yang akan kami cocokan secara ilmiah," terangnya.
Pengakuan Warga

Pengakuan warga setempat, yaitu T (35) mengatakan kalau terduga E (25) memang dianggap punya hubungan khusus dengan ayahnya melebihi bapak dan anak.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.