Sama-sama Penyedia Jasa Pinjaman, Ini 5 Perbedaan Pinjol dan Paylater

Sekilas memang mirip dan sama-sama penyedia jasa pinjaman, simak 5 perbedaan pinjol dan paylater. Jangan asal mengajukan pinjaman!

Tayang:
Editor: Muji Lestari
Tribun Bali
Ilustrasi pinjol. Simak 5 perbedaan pinjol dan paylater 

Sebaliknya, terdapat pula bunga atau biaya yang diberikan kepada pengguna paylater.

Namun, nominalnya tergantung besaran bunga dari lembaga jasa keuangan yang bekerja sama dengan perusahaan paylater atau e-commerce tersebut.

5. Hasil pinjaman

Eddy menjelaskan, pinjol terdiri dari dua jenis pinjaman, yaitu pinjaman produktif untuk membuka usaha kecil maupun pinjaman konsumtif.

Peminjam di pinjol akan langsung mendapatkan uang pinjaman sebesar nominal yang ia pilih setelah disetujui oleh perusahaan.

"Paylater dapet barang atau jasa langsung, pembayaran nyicil belakangan," tambahnya.

Terlepas perbedaan antara pinjol dan paylater, Eddy mewanti-wanti agar masyarakat lebih berhati-hati sebelum memutuskan meminjam uang secara online.

Ia menyarankan agar masyarakat hanya meminjam dari perusahaan fintech yang sudah berlisensi OJK dan terbukti aman beroperasi selama setahun.

Selain itu, Eddy juga mengajak agar masyarakat lebih mampu mengendalikan diri sebelum meminjam dana baik dari pinjol atau paylater.

"Harus menyadari pinjaman itu bukan pendapatan tambahan tapi hutang yang harus dibayar. Bunganya juga tinggi," pungkasnya.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News.

 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved