Anak-anak Diduga jadi Korban Gas Air Mata Imbas Bentrok Ormas di Bekasi

Tiba-tiba, pengunjung yang berada di luar berlari kepanikan sambil menutup hidung dengan mata memerah. 

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Acos Abdul Qodir
Kolase TribunJakarta.com/Ist
Anak-anak diduga jadi korban gas air mata aparat kepolisian saat membubarkan bentrokan dua organisasi masyarakat (ormas) di Jalan Raya Setu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/9/2023) petang. 

Hal yang sama juga dilakukan pihak leasing dengan mengajak massa ormas, kesalahpahaman terjadi hingga menyulut bentrokan. 

Bentrokan di dekat kantor Polsek Setu berakhir sekira pukul 18.00 WIB, massa sempat dipukul mundur dan diminta membubarkan diri. 

Puluhan terduga pelaku bentrok ormas diringkus polisi di Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (20/9/2023).
Puluhan terduga pelaku bentrok ormas diringkus polisi di Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (20/9/2023). (ISTIMEWA)

Tetapi sekira pukul 19.00 WIB, bentrokan bergeser ke wilayah Kota Bekasi tepatnya di depan Gerbang Bekasi Timur Regency (BTR) hingga ke sekitar Dukuh Zamrud. 

Akses Jalan Raya Setu Bantargebang sempat ditutup, polisi selanjutnya menangkap 39 orang pelaku bentrokan. 

Akibat kejadian tersebut, satu orang diduga anggota ormas tewas berinisial A berusia 30. 

Baca artikle menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved