Pilpres 2024
Jelang Putusan Batas Usia Capres-Cawapres, Partai Garuda Minta Hormati Mahkamah Konstitusi
Partai Garuda angkat bicara mengenai gugatan batas usia minimum capres-cawapres di Mahkamah Konstitusi (MK).
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Partai Garuda angkat bicara mengenai gugatan batas usia minimum capres-cawapres di Mahkamah Konstitusi (MK).
Partai Garuda merupakan pihak yang mengajukan gugatan tersebut di MK.
Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi menegaskan pihaknya tidak pernah mengintervensi apalagi menyerang MK agar gugatan dikabulkan.
"Partai Garuda menyerahkan apapun putusan MK. Pihak lain yang tidak melakukan gugatan, tidak seharusnya mengintervensi dan melabelkan MK dengan berbagai pandangan negatif," kata Teddy dalam keterangan tertulis, Kamis (12/10/2023).
Teddy menilai para pihak yang tidak suka dengan gugatan Partai Garuda, bukan karena mereka memikirkan negara. Tapi karena urusan politik praktis.
"Akhirnya mereka intervensi MK, mereka serang marwah MK dengan berbagai isu, hanya demi untuk memuluskan tujuan politik mereka," katanya.
Menurut Teddy bukan hanya MK yang diserang terkait gugatan batas usia minimun capres-cawapres di MK.
Bahkan, kata Teddy, Jokowi dan keluarganya juga diserang.
Teddy mengatakan ada pihak yang mengaitkan dengan ipar Jokowi yakni Ketua MK Anwar Usman.
Lalu ada pula yang mengaitkan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang digadang-gadang menjadi cawapres Prabowo.
"Jadi mereka menyerang MK dan Jokowi, endingnya karena urusan Pilpres, jangan sampai Prabowo menang," imbuhnya.
Seharusnya, kata Teddy, sebagai pihak yang mengerti bernegara, hormati dan patuhi apapun putusan MK.
Sebab, penafsir tunggal yang sah adalah MK bukan pihak yang menyerang MK dan Jokowi.
"Mereka seolah-olah menjadi pemilik kebenaran atas tafsir hukum. Padahal konstitusi telah amanatkan ke MK bukan ke mereka," katanya.
Teddy menuturkan Partai Garuda sebagai pihak yang mengajukan gugatan, meminta MK untuk putuskan gugatan tanpa perlu mendengarkan suara-suara itu. Anjing menggonggong khafilah berlalu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.