Pemilu 2024
Tetap Nyaleg DPRD DKI Usai Tepergok Main Slot Saat Paripurna, Suara Cinta Mega Anjlok
Cinta Mega yang dipecat dari PDIP lantaran main judi slot saat rapat paripurna 20 Juli 2023 lalu, kembali maju Pilaeg DPRD DKI 2024
TRIBUNJAKARTA.COM - Cinta Mega yang dipecat dari PDIP lantaran main gim slot saat rapat paripurna 20 Juli 2023 lalu, kembali maju mencalonkan diri menjadi anggota DPRD DKI Jakarta pada Pemilu 2024 ini.
Tak berseragam merah lagi, kini, Cinta Mega maju Pileg DPRD DKI Jakarta melalui PAN, di dapil Jakarta 9 yang meliputi Kecamatan Tambora, Cengkareng dan Kalideres.
Wanita kelahiran Jakarta, 7 September 1963 itupun terancam tak terpilih.
Berdasarkan hitung langsung KPU yang dapat dipantau via pemilu2024.kpu.go.id, terlihat perolehan suara Cinta Mega anjlok.
Berdasarkan data masuk 2.081 TPS dari total 3.585 TPS atau 58,05 persen, Cinta Mega hanya mendapat 992 suara.
Sedangkan, caleg PAN lainnya, ada lima orang yang lebih besar, seperti Lukmanul Hakim 5.007 suara, Akhmad Khawasyi 1.634 suara, Eka Lestari Sinaga 1.090 suara, Eko Mega Bintang 1.769 suara dan Fahmi Sadiq 4.552 suara.
Dapil Jakarta IX memang memiliki kuota 12 kursi.
Suara Cinta Mega berada di posisi ke-6 di PAN, namun jika dibandingkan caleg dari partai lain, 992 tidak besar.
Di PDIP, 10 dari 12 calegnya memperoleh suara di atas 1.000 bahkan ada yang sampai mendapat suara di atas 5.000.
Begitu juga di partai lain seperti Golkar, 5 dari 12 calegnya mendapat suara di atas 1.000.
Di NasDem, 4 dari 12 calegnya mendapat suara di atas 2.000.
Kendati demikian, proses penghituangan suara masih berlangsung dan masih bisa berubah.
Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News
| PKS Buka Suara soal Faktor Kekalahan di Pilkada Depok, Masih Mendebat Kejenuhan Warga 20 Tahun |
|
|---|
| Pilkada Telah Usai, GMKI Jakarta Suarakan Masyarakat Kembali Bersatu |
|
|---|
| Ulasan Lengkap Pilkada Depok 2024: Peta Suara 11 Kecamatan, Nasib PKS hingga Alasan Imam-Ririn Kalah |
|
|---|
| Aktivis Pemuda NTT di Jakarta Nilai Pilkada 2024 Kondusif: Tidak Terjadi Hal yang Dikhawatirkan |
|
|---|
| Jenuh dan Karakter Rasional Warga Kota Bekasi Jadi Faktor Rendahnya Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Anggota-Fraksi-PDI-Perjuangan-DPRD-DKI-Jakarta-Cinta-Mega-yang-tertangkap-kam.jpg)