Berita Unik

3 Pulau di Indonesia yang Terkenal Angker, Ada yang Dijuluki Sebagai Pulau Kuburan

Siapa sangka, tiga pulau kecil di Indonesia ini menyimpan kisah angker yang tak terduga. Siang ramai oleh wisatawan, malam banyak yang gentayangan.

Editor: Muji Lestari
pulau-seribu.com
Ilustrasi pulau cipir. Berikut daftar pulau yang terkenal angker di Indonesia 

TRIBUNJAKARTA.COM - Indonesia tidak hanya terkenal dengan pulaunya yang indah dan menawan, tetapi juga dengan pulau-pulau yang punya sejarah angker dan berbau mistis.

Meski bukan pulau besar, pulau-pulau ini menyimpan kisah yang menarik hingga awal mula dijuluki sebagai pulau angker.

Berikut daftar tiga pulau angker di Indonesia, siang ramai oleh wisatawan malam banyak yang gentayangan :

1. Pulau Onrust

Pulau Onrust
Pulau Onrust yang berada di gugus kepulaun seribu

Pulau Onrust ini termasuk dalam kumpulan Kepulauan Seribu di Jakarta.

Berkat pemandangan pantainya yang indah dan bangunan peninggalan Belanda, kini pulau ini banyak dikunjungi wisatawan.

Pulau ini juga dikenal dengan sebuah sumur tua dan makam yang angker. Konon, sering terdengar suara-suara misterius di Pulau Onrust.

Pada awalnya, Pulau Onrust digunakan oleh pemerintah kolonial Belanda untuk menampung orang-orang yang baru saja melakukan perjalanan haji ke Arab Saudi.

Tujuannya untuk memastikan supaya para jemaah haji tidak memiliki penyakit menular sebelum mereka dibiarkan kembali ke tempat tinggalnya masing-masing.

Tahun 1933, pemerintah Hindia Belanda mengubah fungsi Pulau Onrust sebagai penjara bagi tahanan politik. Saat Jepang ganti menjajah Nusantara, banyak orang yang dieksekusi di Pulau Onrust.

Jejak kesadisan tersebut masih dapat terlihat hingga sekarang dalam wujud makam-makam di Pulau Onrust yang tidak ada nisannya.

Hal ini kemudian yang mungkin menjadi penyebab banyaknya penampakan dan suara misterius di Pulau Onrust.

Dari sekian banyak penampakan yang pernah ada, salah satu penampakan yang paling terkenal adalah hantu Maria Van de Velde. Konon ia kerap menampakkan diri dengan mengenakan gaun khas Belanda.

Menurut kisah, Maria pada awalnya hendak menikah dengan orang yang dicintainya. Pernikahannya ternyata tidak direstui oleh orang tuanya sehingga kekasih Maria kemudian dikirim menjadi tentara Belanda.

Sebagai akibatnya, pasangan Maria pun tidak bisa hadir pada hari pernikahannya dengan Maria. Maria yang kecewa kemudian melakukan bunuh diri sehingga arwahnya kemudian bergentayangan hingga sekarang.

2. Pulau Kelor

Pulau Kelor
Pulau Kelor

Masih di gugus Kepulauan Seribu, ada Pulau Kelor yang juga terkenal angker.

Pada siang hari, pulau ini mungkin terlihat indah dan menjadi tempat favorit kunjungan wisawatan.

Berdasarkan kesaksian warga setempat, pada malam hari kerap terdengar suara derap kaki tentara dan hiruk pikuk misterius. Seolah-olah arwah para tentara yang mendiami pulau ini menolak untuk beristirahat dengan tenang dan masih ingin berperang.

Pulau Kelor memiliki benteng bernama Martello yang sudah berdiri sejak abad ke-17. Saat zaman Belanda, benteng tersebut difungsikan sebagai garis depan untuk menghalau pasukan Portugis yang hendak menyerbu Batavia.

Mengingat statusnya sebagai pulau benteng, pernah ada tentara Belanda yang meninggal dan kemudian dikuburkan di pulau ini.

Itulah sebabnya pulau ini oleh orang-orang Belanda dikenal dengan nama Kerkhof (Kuburan). Dalam bahasa Indonesia sendiri, Pulau Kelor juga dikenal dengan sebutan Pulau Kuburan.

3. Pulau Kumala

Pulau Kumala
Pulau Kumala, Sungai Mahakam, Kaltim.

Pulau Kumala merupakan pulau yang berada di tengah Sungai Mahakam, Kaltim. Sekarang, pulau ini menjadi tempat wisata yang ramai, banyak wahana hiburan yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

Bahkan, Pulau Kumala ini mendapat julukan sebagai Ancol-nya Kutai Kertanegara.

Namun, pulau ini ternyata menyimpan sejarah yang cukup angker. Menurut cerita yang diyakini penduduk sekitar, Pulau Kumala aslinya adalah kapal besar yang karam di tengah laut dan kemudian berangsur-angsur berubah menjadi pulau.

Meski kisah itu hanyalah cerita rakyat, nyatanya sering ada penampakan sosok hantu menyerupai pelaut di Pulau Kumala.

Pelaut tersebut diyakini sebagai arwah dari awak kapal yang kapalnya dulu terdampar dan berubah menjadi Pulau Kumala. Suara klakson kapal dikabarkan juga pernah terdengar di Pulau Kumala meskipun sedang tidak ada kapal yang melintas.

Bukan cuma itu, menurut sejumlah saksi mata, sosok misterius kerap menampakkan diri di dekat pondok yang ada di pulau.

Sosok tersebut diduga masih memiliki hubungan dengan genderuwo karena sosok tersebut diceritakan tinggi besar, berwarna hitam, dan memancarkan warna merah dari matanya.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News.

 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved