Bergadang Boleh tapi Ada Jatahnya, Maksudnya? Begini Penjelasan Dokter Tirta

Dijelaskan Dokter Tirta, sebenarnya bergadang itu diperbolehkan tapi ada jatahnya.

Editor: Siti Nawiroh
Shutterluck.
Dijelaskan Dokter Tirta, sebenarnya bergadang itu diperbolehkan tapi ada jatahnya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tidur malam sangatlah penting untuk mengistirahatkan diri dari aktivitas seharian.

Menjaga pola tidur teratur dan berkualitas juga dapat meminimalisir risiko munculnya penyakit.

Namun bagi sebagian orang, mengatur pola tidur bisa jadi sesuatu yang sulit dilakukan.

Tak hanya itu, tak sedikit juga yang kerap bergadang karena suatu alasan.

Ada kalanya ketika seseorang lalai dalam menjaga pola tidur karena terlalu asyik bermain gim atau berbincang dengan teman.

Memang, bergadang yang dilakukan setiap hari bisa berefek pada kesehatan.

Namun dijelaskan Dokter Tirta, sebenarnya bergadang itu diperbolehkan tapi ada jatahnya.

"Bergadang itu jatah, gunakan jatah bergadang mu untuk hal yang penting, nonton bola," katanya sembari tersenyum.

Dikutip dari YouTube HAS Creative, Dokter Tirta mengungkap dampak negatif bergadang terus menerus meski diganti tidur siang.

"Jadi ketika malam itu terjadi pergantian sel tubuh yang rusak,"

"Jadi kalau kamu tidur itu kan yang beraktivitas cuma otak dan tubuh-tubuh yang otomatis. Sel mulkulit diganti, sel rambut diganti, kuku tambah panjang, sel rusak diganti," tuturnya.

Namun karena jam tidur malam diambil, sel pun tak sempat melakukan recovery alias pemulihan.

Sementara recovery itu dilakukan ketika sinar matahari tidak ada.

"Jadi walau kamu tidur siang hari (mengganti tidur malam) kamu hanya mengistirahatkan otakmu, tapi selmu gak sempat ganti,"

"Sel rusak ini akhirnya numpuk dan jadi zat kanker, gitu ceritanya," ucap Dokter Tirta.

Efek samping sering bergadang

1. Menurunkan sistem imun

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved