DPO Kasus Vina Cirebon Ditangkap
Pegi Tamatan SMP dan Disebut Polda Jabar IQ Rendah, Tapi Ucapannya Bikin Lulusan S2 Australia Kagum
Cara bertutur kata Pegi Setiawan membuat Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel terkagum-kagum.
Cara menjawab sang kuli dinilai Reza mematahkan hasil pemeriksaan IQ Pegi yang di bawah normal.
"Ini serius nih IQ-nya 78? Kayak gini saya ragu deh. Berpikir runtut, daya ingat bagus, artikulasi lancar, serius IQ 78 itu dimana ya? lanjut deh," kata Reza.
Bahkan, pemuda yang hanya jebolan SMP itu berani menilai sebuah pertanyaan yang diajukan Reza Indragiri kepadanya.
Kala itu Reza bertanya soal siapa sosok yang memberitahu pertama kali hasil putusan sidang Praperadilan.
Pegi menilai pertanyaan Reza itu menarik untuk dijawab.
"Pertanyaan menarik," ujar si Kuli.
Reza tak menyangka pertanyaannya itu dinilai oleh Pegi Setiawan.
"Saya dinilai menarik, pertanyaan saya dinilai menarik. Kuli bangunan menilai saya menarik," ujar Reza tak percaya.
Reza menambahkan perkataan Pegi soal apa yang dialaminya juga mengandung unsur etik.
"Ih, kosa katanya bagus loh, runtut cara berpikirnya , daya ingatnya bagus dan ada unsur etik dalam perkataannya. Kuli bangunan bicara etik seperti kata "memaafkan", "mengikhlaskan" dan "menjadi orang yang lebih baik". Salut saya sama Pegi," pungkas Reza.
Toni RM Murka
Kuasa hukum Pegi Setiawan, Toni Raden Mas (RM), benar-benar murka dengan tim psikolog yang memeriksa kliennya.
Ia teramat kecewa saat mendengar jawaban tim Kuasa Hukum Polda Jawa Barat (Jabar) yang membacakan hasil psikologi Pegi di sidang praperadilan pada Selasa (9/7/2024) silam.
Dari hasil psikologi itu, tak ada sama sekali hal positif di dalam diri Pegi Setiawan. Semuanya negatif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Pegi-tampaknya-punya-jadwal-padat-setelah-bebas.jpg)