DPO Kasus Vina Cirebon Ditangkap
Praktisi Hukum Nilai Lucu Dedi Mulyadi Disomasi Didesak Minta Maaf ke Rudiana, Pertanyakan Salahnya
Praktisi hukum bernama Jaenudin menilai lucu saat pengacara Iptu Rudiana mesomasi Dedi Mulyadi.
Diketahui keluarga terpidana kasus Vina Cirebon, melaporkan Iptu Rudiana atas tuduhan penganiayaan.
"Kan perkaranya baru dilaporkan buktikan dulu laporan ini, nanti kalau tidak terbukti, ya silahkan laporakan balik," ujar Jaenudin.
Dedi Menangis
Dedi Mulyadi menangis mendengar pernyataan Dede Riswanto siap masuk bui gantikan 7 terpidana kasus Vina Cirebon.
"Sangat bersedia Pak (dipenjara). Yang penting intinya 7 terpidana itu saya mau keluar bebas, seperti kehidupan saya kemarin Pak karena saya merasa bersalah," ucap Dede.
"Meskipun saya masuk penjara gantikan 7 terpidana itu saya siap pak," sambung Dede.
Saat itulah, Dedi Mulyadi yang mendengarkan mulai membasuh pipi dan matanya.
Dirinya sampai mengambil tisu untuk menghapus air matanya.
Kata dia, air matanya tak pernah berhenti berurai ketika membahas kasus ini.
"Yang pertama, yang dipenjara seumur hidup tuh kuli bangunan, rakyat kecil, strata hidup sosial yang paling rendah di Indonesia dari sisi pendapatan. Yang dibuat untuk memberi kesaksian palsunya juga kuli bangunan, rakyat kecil," katanya.
"Saya dari tadi bertanya besar kenapa yang dipenjarakan orang tidak berdosa? Yang mempenjarakan jadi saksi palsunya adalah orang tidak berdosa. Kenapa rakyat kecil selalu jadi korban dalam setiap kepentingan perorangan," sambungnya.
Dedi yang ikut menelusuri kasus Vina akhirnya menemukan dua masalah dibalik bungkamnya Dede.
Yang pertama yakni lantaran rasa takut yang tinggi karena tidak adanya pendampingan hukum bagi mereka.
"Mereka merasa kalau muncul, siapa yang akan jadi pembelanya, harus bayar dari mana uangnya?," ungkap Dedi.
Yang kedua, apabila berurusan dengan hukum, berurusan dengan penegakan hukum.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.