Kesehatan

Sering Mengonsumsi 5 Makanan Ini Ternyata Bikin Pikun Dini, Gorengan Tempati Posisi Pertama

Jangan sering-sering mengonsumsi 5 makanan ini, bisa bikin pikun dini. Catat daftarnya, ada gorengan juga loh!

Editor: Muji Lestari
YouTube/KRITRIM VAULT
Ilustrasi Otak 

TRIBUNJAKARTA.COM - Siapa sangka terlalu sering mengonsumsi makanan tertentu bisa menurunkan daya ingat, dan mengakibatkan pikun di usia muda.

Meski makanan bukan satu-satunya penyebab, tidak ada salahnya menghindari beberapa makanan yang menurunkan daya ingat, untuk mengurangi risiko pikun atau  penyakit alzheimer dan demensia.

Lantas, makanan apa saja yang kerap dijumpai sehari-hari dan berpotensi menurunkan daya ingat?

Makanan yang Menurunkan Daya Ingat

1. Gorengan

Makanan yang digoreng akan tampak menggugah selera. Namun, Anda harus waspada, karena terlalu sering mengonsumsi gorengan bisa merusak otak.

Sebuah penelitian yang dilakukan Cambridge University pada tahun 2016 menemukan hubungan antara konsumsi makanan gorengan dengan menurunnya kemampuan kognitif seperti mengingat.

Ilustrasi Gorengan
Ilustrasi Gorengan (pixabay.com)

Selain itu, konsumsi makanan gorengan yang terlalu sering bisa menyebabkan peradangan yang bisa melukai pembuluh darah, sehingga mempengaruhi peredaran darah ke otak.

Namun, Anda masih bisa menikmati gorengan dengan beberapa alternatif. Salah satunya menggunakan air fryer, dengan tujuan untuk mengurangi minyak yang masuk ke dalam tubuh.

Lebih baik lagi, jika Anda merebus atau mengukus bahan makanan agar nutrisi tetap terjaga.

2. Makanan karbohidrat olahan

Mengonsumsi karbohidrat olahan seperti pizza, cake, muffin, waffles, dan pancake bisa mempengaruhi daya ingat Anda.

Karbohidrat jenis ini umumnya memiliki indeks glikemik (GI) yang tinggi. Artinya, tubuh Anda akan mencerna makanan dengan cepat, sehingga membuat kadar gula darah melonjak.

Apabila dimakan dalam jumlah banyak, makanan tersebut biasanya membuat kandungan beban glikemik (GL) ikut tinggi. Makanan dengan GI dan GL tinggi, terbukti mengganggu fungsi otak.

Penelitian Depertemen Farmakologi University of New South Wales Austrlia pada 2015 menunjukkan, seseorang yang mengonsumsi makanan dengan kadar glikemik tinggi dalam sekali makan, bisa merusak daya ingat anak-anak hingga orang dewasa.

Hal tersebut disebabkan karena terjadi peradangan pada hipokamus, bagian otak yang memengaruhi aspek memori serta respons terhadap rasa lapar dan kenyang.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved