Pilkada DKI 2024
Bertemu Pemuka Agama Kristen, Ridwan Kamil Diingatkan Jaga Kerukunan Antar Umat di Jakarta
Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil bertemu para pemuka agama Kristen Protestan pada Jumat (11/10/2024) kemarin.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil bertemu para pemuka agama Kristen Protestan pada Jumat (11/10/2024) kemarin.
Adapun kunjungan pertama eks Gubernur Jawa Barat ini ialah menemui perwakilan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
Perwakilan Gereja HKBP, Pendeta Bernard pun mengapresiasi kunjungan Cagub Jakarta nomor urut 1 ini.
“Ini sebuah silaturahmi yang sangat luar biasa dan kami harapkan terbangun terus ke depan. Kami secara bersama-sama membangun bangsa ini ke depan, khususnya daerah khusus Jakarta. Tidak atas upaya sendiri, terpisah-pisah, melainkan bersama-sama,” ucapnya.
Setelah berbincang dan curhat di depan para pendeta HKBP, Ridwan Kamil melanjutkan silaturahminya dengan bertemu sejumlah pimpinan Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Sama seperti sebelumnya, Ridwan Kamil pun menjelaskan terkait visi misi dan komitmennya menjaga kerukunan antar umat beragama di Jakarta.
Hal ini pun mendapat sambutan baik dari Ketua Umum PGPI Pendeta Jason Balompapueng yang menyebut pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) punya visi misi dan program yang sejalan dengan harapan tokoh-tokoh agama di PGPI.
“Visi-misi, serta program-program yang disampaikan ini sangat baik. Ini membuktikan bahwa Jakarta akan lebih aman, ramah. Lebih menjaga kerukunan, toleransi, bahkan tentu akan membangun Jakarta seutuhnya dan tentu membawa Jakarta menjadi kota yang adil dan makmur,” tuturnya.
Terkait dua kunjungannya ke pemuka agama kristen di Jakarta, Ridwan Kamil menyebut, ini merupakan bentuk komitmen pasangan RIDO untuk menghadirkan rasa aman dan tenang bagi pemeluk agama apapun di Jakarta.
Ia pun mengaku sudah menyiapkan program berkeadilan bagi segenap pemeluk agama di Jakarta.
“Pasangan RIDO merupakan satu-satunya pasangan yang secara jelas meletakkan pembentukan manusia Pancasila sebagai visi-misi kami. Sila Pertama tentang Ketuhanan, sila Kelima tentang menjunjung keadilan, saling menyublim dalam penciptaan program yang berkeadilan bagi seluruh pemeluk agama,” kata Kang Emil.
Dalam dua pertemuan itu, Ridwan Kamil mengaku menyaring beberapa aspirasi yang disampaikan oleh para pendeta HKBP dan PGPI.
Salah satu yang paling disorot ialah terkait jumlah pengajar agama Kristen di sekolah negeri yang masih sangat minim.
“Saya juga sampaikan, kalau HKBP tanah sucinya dimana, karena untuk Muslim kami mau mengirim marbot ke Mekkah, hal serupa akan kami lakukan bagi pengurus jemaat Kristen,” ujarnya.