Pilkada Jakarta
Quick Count Pilkada Jakarta Dinilai Stabil sampai Akhir: Pramono Unggul, tapi Berpeluang 2 Putaran
Melihat dari hasil hitung cepat, Pemilihan Gubernur Jakarta 2024 berpeluang berlangsung dalam dua putaran.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pasangan calon (paslon) nomor urut 3 dalam Pilkada Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno unggul atas dua pasangan kandidat lainnya, yakni Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Hasil itu berdasarkan hitung cepat atau quick count Litbang Kompas pada Rabu (27/11/2024) pukul 16.00 WIB.
Paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono memperoleh 40,11 persen, paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto memperoleh 10,36 persen dan Pramono Anung-Rano Karno memperoleh 49,53 persen.
Data yang masuk sudah mencapai 84,25 persen.
Menurut General Manager Litbang Kompas, Ignatius Kristanto hasil hingga akhir perhitungan cepat tak begitu jauh berbeda.
"Data sudah stabil sehingga tidak akan jauh berbeda hingga hasil akhir," kata Ignatius.
Melihat dari hasil hitung cepat, Pemilihan Gubernur Jakarta 2024 berpeluang berlangsung dalam dua putaran.
Perlu ditegaskan bahwa quick count bukanlah hasil resmi dari Pilkada Jakarta 2024.
Hitung cepat Litbang Kompas di Pilkada Jakarta 2024 menggunakan sampel dari 400 TPS yang ada di seluruh Jakarta.
Penentuan sampel menggunakan metode acak sistematis berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap di Pilkada Jatim.
Adapun margin of error di bawah 1 persen.
Dengan hasil tersebut, Pilkada Jakarta masih berpeluang terjadi dalam dua putaran.
Sebab, mengacu Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, syarat untuk memenangi Pilkada Jakarta berbeda dari pilkada di daerah-daerah lainnya.
Kandidat harus mendapatkan suara lebih dari 50 persen untuk bisa menang satu putaran.
Bagaimana aturan 2 putaran?
Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, DKI Jakarta satu-satunya daerah yang bisa menggelar pilkada 2 putaran.
| KPUD Jakarta: Ridwan Kamil Sibuk, Belum Tentu Hadiri Penetapan Gubernur Terpilih |
|
|---|
| Persiapan Transisi Kepala Daerah, Pj Teguh Bakal Bahas Hal Strategis dengan Pramono |
|
|---|
| Gelaran Pemilu dan Pilkada Jakarta 2024 Kondusif, KPU DKJ Apresiasi Sinergitas Polri |
|
|---|
| Beda Pilihan Saat Pilkada, PKS Ungkap Alasan Tak Bakal Oposisi di Pemerintahan Pram-Rano |
|
|---|
| Komunikasi Masih Intens, Jubir Anies Baswedan Akui Belum Ada Ajakan Masuk Tim Transisi Pram-Rano |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ridwan-Kamil-Dharma-Pongrekun-dan-Pramono-Anung.jpg)