Warga Kolong Tol Direlokasi ke Rusunawa Rawa Buaya, Pemprov DKI Gratiskan Biaya Sewa
Puluhan kepala keluarga (KK) yang selama ini tinggal di kolong tol Jalan Inspeksi Kanal Barat (Jelambar Baru) direlokasi Rusunawa Rawa Buaya.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Puluhan kepala keluarga (KK) yang selama ini tinggal di kolong tol Jalan Inspeksi Kanal Barat (Jelambar Baru) direlokasi Rusunawa Rawa Buaya.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan, relokasi warga kolong tol ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Dengan menghuni rusunawa, warga akan mendapatkan akses yang lebih baik terhadap berbagai fasilitas umum, seperti air bersih, sanitasi, transportasi, dan pendidikan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/12/2024).
Marullah menambahkan, pemindahan warga yang tinggal di kolong tol ini dilakukan juga sebagai upaya Pemprov DKI menata kembali kota.
Ia pun turut mengapresiasi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan berbagai pihak terkait yang telah berupaya menyediakan hunian, melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada para masyarakat rentan tersebut untuk tinggal di rusunawa.
Selama di rusunawa ini, Marulla memastikan, mereka akan dibebaskan dari biaya sewa hunian selama enam bulan.
"Semoga upaya kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadikan Jakarta sebagai Kota Global yang layak huni, inklusif, dan berkelanjutan berjalan dengan lancar," kata Marullah.
Sebagai informasi, penyerahan kunci Rusunawa Rawa Buaya kepada 44 KK warga kolong tol ini dilakukan pada Sabtu (30/11/2024) kemarin.
Dalam acara tersebut turut hadir Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Maruarar Sirait, serta Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priono.
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono berterima kasih kepada jajaran Pemprov DKI Jakarta karena telah bersinergi dengan Kementerian PRKP untuk percepatan pemindahan warga yang rentan agar segera mendapatkan hunian yang layak.
"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Sekda DKI Jakarta dan seluruh jajaran, karena semua terlibat secara langsung untuk bisa meyakinkan masyarakat rentan agar menjadi lebih baik hidupnya,” tuturnya.
“Kita harus bergerak untuk bisa mewujudkan hal-hal yang konkret, seperti pemindahan masyarakat yang menghuni kolong jembatan dan kolong jalan tol ke rusun yang layak, semakin sehat, semakin bersih, dan tentunya semakin baik," sambungnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Menteri PRKP Maruarar Sirait terhadap kebijakan Pemprov DKI dalam merealisasikan hunian yang layak kepada masyarakat rentan di Jakarta.
Ia berharap, baik di Jakarta maupun di daerah lain, tidak ada lagi warga rentan yang masih terpaksa tinggal di kawasan kolong tol atau kolong jembatan mana pun.
DPRD Bongkar Ancaman Defisit Anggaran 2026, Pramono Pamer APBD Surplus Rp 14,67 T |
![]() |
---|
Sempat Banjir Protes, Pemprov DKI Batalkan Rencana Pangkas Trotoar TB Simatupang Demi Urai Kemacetan |
![]() |
---|
Lewat KJP Plus, Bank Jakarta Catat Rp1,7 Triliun Tabungan Pelajar |
![]() |
---|
Tak Lagi Tertahan Karena Biaya, Komisi E DPRD DKI Sambut Baik Pemutihan Ijazah Ribuan Siswa |
![]() |
---|
Wanita 50 Tahun Ini Jago Audit Pajak Tapi Susah Dapat Kerja Gara-gara Umur, Akhirnya Datangi JobFest |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.