Pengamat Baca Keputusan Erick Thohir Pecat STY dari Sudut Politik, Taruhan Modal Pilpres 2029
Menurut Adi Prayitno, Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, memecat STY sama dengan mempertaruhkan elektabilitas politiknya pada Pilpres 2029.
Menteri BUMN itu pernah menjadi kandidat kuat pendamping Prabowo Subianto, sebelum akhirnya tergantikan oleh Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi.
"Kita ingat persis Ketika pertama kali Erick Thohir menangkodai PSSI tancang gas dapat pelatih yang mantap, permainan Indonesia juga cukup luar biasa diperhitungkan di dunia internasional. Publik mengatakan Erick Thohir adalah orang yang pas bukan hanya memimpin PSSI, tapi juga memimpin Republik Indonesia."
"Bahkan kita tahu dalam proses kandidat di Pilpres 2024, Pak Erick Thohir ini kan hilir mudik sebagai sosok yang sangat layak untuk memimpin negara kita baik sebagai calon presiden ataupun sebagai calon wakil presiden. Namanya cukup populer, elektabilitasnya muncul secara signifikan di survei-survei," papar Adi.
Selain itu, cerita Ganjar Pranowo dan penolakannya terhadap Timnas Israel berujung pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 juga menjadi dalil lain hubungan sepak bola dan politik.
Menurut Adi, menurunnya elektabilitas Ganjar yang menjadi capres di Pilpres 2024 lalu, salah satunya karena urusan Piala Dunia U-20.
Seperti diketahui, perolehan suara Ganjar, yang berdampingan dengan cawapres Mahfud MD di Pilpres 2024 menjadi yang terendah, hanya 16,5 persen.
Ia kalah dari paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang memeroleh 24,9 persen dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029 dengan perolehan 58,6 persen.
"Kita semua masih ingat persis ketika adalah salah satu calon presiden di 2024 itu habis dikuliti dihabisi suaranya hanya gara-gara persoalan bola, siapakah itu Pak Ganjar Pranowo."
"Jadi Pak Ganjar gara-gara menolak Timnas Israel bertanding di Indonesia dan itu berujung pada pencoretan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20, di situlah yang kemudian menjadi titik didih Bagaimana publik, bagaimana fans sepak bola di seluruh Indonesia menghukum Ganjar Pranowo yang awalnya punya popularitas tinggi, yang awalnya punya elekabilitas tinggi perlahan itu terjun bebas," jelasnya.
Dua keuntungan akan diperoleh Erick Thohir jika pelatih pengganti STY sukses membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Pertama adalah kredibilitasnya yang semakin diakui di dunia sepak bola, dan kedua adalah peluangnya berbicara banyak di Pilpres 2029 semakin terbuka.
"Apalagi MK (Mahkamah Konstitusi) sudah membatalkan ambang batas presiden 20 persen, jadi itu tidak perlu susah-susah cari partai banyak."
"Itulah yang saya sebutkan dari awal memang persoalan bola di Indonesia kita itu tidak bisa dilepaskan dengan urusan-urusan politik," jelas Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) itu.
Sebaliknya, jika Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026, maka karir politik Erick Thohir bisa "diganjar" masyarakat seperti Ganjar
Pecat Shin Tae-yong
Diberitakan sebelumnya, PSSI mengambil keputusan berani dengan mengakhiri kerja sama dengan pelatih STY.
Puan Umumkan Prabowo Bertemu Megawati untuk Kedua Kalinya, Pengamat Bacakan Latar Belakangnya |
![]() |
---|
Polemik Royalti Lagu Tanah Airku, PSSI Cari Solusi Bersama Menteri Hukum, Keluarga Ibu Sud Ditemui |
![]() |
---|
Berpotensi Seret Erick Thohir ke Kasus Korupsi, Silfester Disebut Bisa Jerumuskan Kejakasaan |
![]() |
---|
Erick Thohir Terjerat? Kasus Silfester Matutina Bikin Menteri BUMN Terancam, Eks Wakapolri Menentang |
![]() |
---|
Oegroseno: Dari Penyuruh hingga Erick Thohir, Semua Bisa Jadi Tersangka Kasus Silfester Matutina |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.