Viral di Media Sosial
Kasus Dugaan Pemerasan, Codeblu Akui Minta Uang Rp 350 Juta: Itu Fee Tawaran Kerja Sama
Pria berkepala plontos itu membantah bahwa telah melakukan pemerasan terhadap toko kue Clairmont Patiserrie.
Theresia menyatakan bahwa jumlah Rp 350 juta itu adalah tarif resmi untuk jasa konsultasi yang ditawarkan oleh Codeblu, bukan sebagai imbalan untuk menghapus ulasan negatif.
Theresia menekankan bahwa suaminya tidak melakukan pemerasan.
Kontroversi yang melibatkan Codeblu menarik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menyoroti maraknya konten review makanan yang dapat merugikan produsen dan konsumen.
Mufti Anam menduga adanya kelengahan dari Kementerian Perdagangan dalam melindungi kedua belah pihak dan meminta tindakan tegas terhadap kreator konten yang meresahkan.
Kontroversi ini menyoroti pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan oleh kreator konten, serta perlunya regulasi yang jelas untuk melindungi produsen dan konsumen dari dampak negatif ulasan yang tidak akurat.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| Kejanggalan di Daycare Little Aresha Jogja Terbongkar, Orang Tua Ungkap Luka pada Anak |
|
|---|
| Lita Gading Sentil Daycare Little Aresha Jogja: Karyawannya Berpendidikan tapi Mental Terganggu |
|
|---|
| Disindir "Shut Up KDM" oleh Bobotoh, Dedi Mulyadi Ungkap Peran Menteri Ara di Bonus Persib |
|
|---|
| DC Tipu Damkar Semarang, Sudah Minta Maaf ke Ade Bhakti, Kombes Manang Soebeti: Jangan Dimaafkan |
|
|---|
| Cerita Pilu Korban ke Ibunya Soal Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogya, Polisi: Tak Manusiawi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-Youtube-Intens-Investigasi-dan-Instagram-Codeblu.jpg)