Viral di Media Sosial

Kasus Dugaan Pemerasan, Codeblu Akui Minta Uang Rp 350 Juta: Itu Fee Tawaran Kerja Sama

Pria berkepala plontos itu membantah bahwa telah melakukan pemerasan terhadap toko kue Clairmont Patiserrie. 

(Tangkapan layar Youtube Intens Investigasi dan Instagram Codeblu).
CODEBLU DIPANGGIL POLISI - Konten kreator William Anderson alias Codeblu dimintai keterangan polisi terkait kasus dugaan pemerasan dan kabar bohong terhadap toko kue Clairmont Patisserie. (Tangkapan layar Youtube Intens Investigasi dan Instagram Codeblu). 

Theresia menyatakan bahwa jumlah Rp 350 juta itu adalah tarif resmi untuk jasa konsultasi yang ditawarkan oleh Codeblu, bukan sebagai imbalan untuk menghapus ulasan negatif.

Theresia menekankan bahwa suaminya tidak melakukan pemerasan.

Kontroversi yang melibatkan Codeblu menarik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menyoroti maraknya konten review makanan yang dapat merugikan produsen dan konsumen.

Mufti Anam menduga adanya kelengahan dari Kementerian Perdagangan dalam melindungi kedua belah pihak dan meminta tindakan tegas terhadap kreator konten yang meresahkan.

Kontroversi ini menyoroti pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan oleh kreator konten, serta perlunya regulasi yang jelas untuk melindungi produsen dan konsumen dari dampak negatif ulasan yang tidak akurat.

 

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved