Viral di Media Sosial
Ulah Codeblu Bikin Bisnis Toko Clairmont Anjlok: Instagram Banjir Hujatan Diserang Netizen
Bisnis toko roti Clairmont Patisserie anjlok akibat ulah Codeblu alias William Anderson. Instagram banjir hujatan diserang netizen.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bisnis toko roti Clairmont Patisserie anjlok akibat ulah Codeblu alias William Anderson.
Bahkan review buruk Codeblu di media sosial membuat omset merosot miliaran rupiah.
Akibatnya, toko tersebut tidak mampu merekrut pekerja lepas harian.
Padahal, Clairmont Patisserie biasa merekrut daily worker saat toko roti itu banjir pesanan.
Selain itu, instagram Clairmont Patisserie diserang netizen.
Medsos toko roti itu banjir hujatan setelah review buruk Codeblu di media sosial.
Beberapa customer yang sudah kadung transfer ke rekening toko minta pengembalian dana usai melihat video Codeblu.
Hal itu diungkap tim marketing toko tersebut, Lintang
"Banyak juga hujatan yang masuk ke Instagram kita, kalimat-kalimat enggak pantas dilontarkan ke Instagram kita," katanya.
Lintang juga mengeluhkan pihaknya tidak mampu membayar pekerja lepas harian gara-gara omzet merosot lebih dari Rp 4 miliar.

Tak sampai di situ, sejumlah kesulitan kembali mendera pihak toko.
Beberapa brand yang sempat kerja sama mendadak memutuskan berhenti secara sepihak.
"Karena mereka takut nama brand mereka juga jelek. Karena beberapa netizen sudah mulai nyerang beberapa brand yang berkolaborasi dengan kami imbas Codeblu," katanya seperti dikutip dari IG @ardyanhalley.
Laporkan Codeblu

Pihak perusahaan roti Clairmont akhirnya melaporkan food vlogger Codeblu atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) setelah diduga menyebarkan berita hoaks mengenai toko kue tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.