CMNP Buka Suara Soal Besi Jalan Tolnya yang Dicuri: Sudah Terjadi Bertahun-tahun

Pengelola Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) buka suara terkait maraknya pencurian pelat besi

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
PELAT BESI JALAN TOL DICURI - Warga menunjukkan salah satu bagian pelat besi yang dicuri dari kolong Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono di wilayah Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (23/4/2025). Pencurian pelat besi telah terjadi berulang kali di kolong tol itu. 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pengelola Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) buka suara terkait maraknya pencurian pelat besi jalan tol milik mereka.

Corporate Communications CMNP, Madeline Rusli, mengatakan, ternyata pencurian pelat besi sudah terjadi sejak beberapa tahun silam.

"Menanggapi pemberitaan yang beredar di sejumlah media terkait hilangnya pelat bonding atau steel plate bonding di bawah kolong Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Aksi pencurian pelat bonding tersebut telah terjadi sejak beberapa tahun silam," ucap Madeline dalam keterangan persnya, dikutip Kamis (24/4/2025).

Madeline menegaskan, pencurian pelat besi ini bukan disebabkan oleh kelalaian pengelola jalan tol maupun faktor alam.

Menurutnya, pencurian ini murni merupakan tindakan kriminal yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Pencurian tersebut dilakukan secara bertahap, tidak dalam satu waktu, dan tersebar di berbagai titik.

"Meskipun demikian, sejak terdeteksinya aksi tersebut, CMNP telah cepat proaktif mengambil langkah-langkah mitigasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjaga keamanan infrastruktur," sambungnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap keselamatan serta kualitas infrastruktur jalan Tol, CMNP telah melakukan penggantian pelat bonding yang hilang dengan material alternatif, yakni Fiber Reinforced Polymer (FRP).

Pemilihan FRP didasarkan pada keunggulan material ini yang memiliki daya tahan tinggi sebagai penambah kekuatan dan umur struktur tapi mempunyai nilai ekonomis yang rendah setelah terpasang, sehingga tidak menarik bagi pelaku kejahatan.

Dalam upaya menjaga keamanan aset dan mencegah terulangnya kejadian serupa, CMNP secara rutin melaksanakan patroli dan pengawasan di area bawah kolong Tol.

"Selain itu, koordinasi yang intensif juga terus dilakukan bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Priok. Sejumlah pelaku pencurian pun telah berhasil diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

Madeline menambahkan, CMNP mengajak masyarakat terutama di sekitar kolong tol dan pengguna jalan tol untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, dengan segera melaporkan apabila terdapat aktivitas mencurigakan di sekitar area tol kepada pihak pengelola maupun aparat penegak hukum.

Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat mendorong upaya pencegahan serta memberikan efek jera kepada para pelaku.

Diberitakan sebelumnya, ratusan pelat besi pelindung beton yang terpasang di bawah jalan tol di Tanjung Priok dicuri.

Rangkaian pelat besi ini dicuri oleh orang tak bertanggungjawab dari kolong Jalan Tol Dalam Kota, tepatnya di wilayah Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved