CMNP Buka Suara Soal Besi Jalan Tolnya yang Dicuri: Sudah Terjadi Bertahun-tahun
Pengelola Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) buka suara terkait maraknya pencurian pelat besi
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pengelola Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) buka suara terkait maraknya pencurian pelat besi jalan tol milik mereka.
Corporate Communications CMNP, Madeline Rusli, mengatakan, ternyata pencurian pelat besi sudah terjadi sejak beberapa tahun silam.
"Menanggapi pemberitaan yang beredar di sejumlah media terkait hilangnya pelat bonding atau steel plate bonding di bawah kolong Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Aksi pencurian pelat bonding tersebut telah terjadi sejak beberapa tahun silam," ucap Madeline dalam keterangan persnya, dikutip Kamis (24/4/2025).
Madeline menegaskan, pencurian pelat besi ini bukan disebabkan oleh kelalaian pengelola jalan tol maupun faktor alam.
Menurutnya, pencurian ini murni merupakan tindakan kriminal yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.
Pencurian tersebut dilakukan secara bertahap, tidak dalam satu waktu, dan tersebar di berbagai titik.
"Meskipun demikian, sejak terdeteksinya aksi tersebut, CMNP telah cepat proaktif mengambil langkah-langkah mitigasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjaga keamanan infrastruktur," sambungnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap keselamatan serta kualitas infrastruktur jalan Tol, CMNP telah melakukan penggantian pelat bonding yang hilang dengan material alternatif, yakni Fiber Reinforced Polymer (FRP).
Pemilihan FRP didasarkan pada keunggulan material ini yang memiliki daya tahan tinggi sebagai penambah kekuatan dan umur struktur tapi mempunyai nilai ekonomis yang rendah setelah terpasang, sehingga tidak menarik bagi pelaku kejahatan.
Dalam upaya menjaga keamanan aset dan mencegah terulangnya kejadian serupa, CMNP secara rutin melaksanakan patroli dan pengawasan di area bawah kolong Tol.
"Selain itu, koordinasi yang intensif juga terus dilakukan bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Priok. Sejumlah pelaku pencurian pun telah berhasil diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," katanya.
Madeline menambahkan, CMNP mengajak masyarakat terutama di sekitar kolong tol dan pengguna jalan tol untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, dengan segera melaporkan apabila terdapat aktivitas mencurigakan di sekitar area tol kepada pihak pengelola maupun aparat penegak hukum.
Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat mendorong upaya pencegahan serta memberikan efek jera kepada para pelaku.
Diberitakan sebelumnya, ratusan pelat besi pelindung beton yang terpasang di bawah jalan tol di Tanjung Priok dicuri.
Rangkaian pelat besi ini dicuri oleh orang tak bertanggungjawab dari kolong Jalan Tol Dalam Kota, tepatnya di wilayah Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Polsek Penjaringan Tangkap 3 Pencuri ECU Truk Seharga Rp 40 Juta, Ternyata Tetangga Korban |
![]() |
---|
Tol Dalam Kota Ditutup Imbas Demo Ricuh, Massa Aksi Bergerak Lagi ke Gedung DPR |
![]() |
---|
Berdalih Buka Bengkel, Akal Bulus Komplotan Maling Motor Sewa Kontrakan untuk Gudang Curian |
![]() |
---|
Pulang Kerja, Wanita di Depok Kaget Mobilnya Dicuri, Pelakunya Orang Serumah |
![]() |
---|
Tinggalkan Jejak yang Sama, Diduga Satu Sindikat Panen 4 Motor dari 2 Lokasi Berdekatan di Jakbar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.