KPKP Jakarta Timur Belum Temukan Hewan Kurban yang Sakit

Pemkot Jakarta Timur belum menemukan hewan kurban yang terjangkit penyakit serius pada tempat penjualan hewan yang tersebar di 65 kelurahan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Petugas Sudin KPKP Jakarta Timur saat melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Kramat Jati, Kamis (22/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pemkot Jakarta Timur belum menemukan hewan kurban yang terjangkit penyakit serius pada tempat penjualan hewan yang tersebar di 65 kelurahan.

Kepala Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan berdasar hasil pemeriksaan sementara kondisi hewan yang dijajakan secara umum sehat.

"Sampai saat ini Alhamdulillah kita belum menemukan ya, artinya semua dalam keadaan kondisi sehat," kata Taufik di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (22/5/2025).

Menurutnya dari hasil pemeriksaan sementara pada tempat penjualan, hanya ditemukan hewan kurban yang mengalami kelelahan imbas perjalanan dari daerah asalnya ke Jakarta.

Meski belum ditemukan adanya hewan kurban yang sakit, tapi Sudin KPKP Jakarta Timur menyatakan akan terus melakukan pemeriksaan kesehatan pada tempat penjualan secara bergilir.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban meliputi kondisi gigi untuk memastikan bahwa hewan cukup umur dikurbankan pada Iduladha 1446 Hijriah, kemudian pemeriksaan hidung dan mata

"Kita juga periksa administrasinya, pemeriksaan kelengkapan dokumen-dokumen seperti SKKH (surat keterangan kesehatan hewan). Kemudian sertifikat veteriner dari daerah asal," ujarnya.

Taufik menuturkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan sejak Kamis (22/5) hingga Kamis (5/6/2025) mendatang, atau menjelang hari raya Iduladha 1446 Hijriah.

Bila dari pemeriksaan ditemukan ada hewan yang sakit, maka hewan akan dipindahkan ke tempat karantina agar tidak menularkan penyakit ke hewan lain lalu diberi penanganan lebih lanjut.

"Teman-teman dari Pusyankeswannak (Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan) juga ikut membantu melakukan pemeriksaan kesehatan pada tempat penampungan hewan," tuturnya.

 

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved