SOSOK Dian Novita Sari Warga Jaktim yang Dibunuh di Semarang: Suami Urus Jenazah, Pelaku Sakit Hati

Mertua bongkar sosok Dian Novita Sari, ibu dua anak warga Duren Sawit, Jakarta Timur yang dibunuh di hotel Semarang. Pelaku mengaku sakit hati.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
SOSOK KORBAN PEMBUNUHAN - Mertua Dian Novita Sari, Manurung (59) mengungkapkan sosok menantunya yang menjadi korban pembunuhan di Semarang. Rumah duka Dian Novita Sari (29) di kawasan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (10/6/2025). Pelaku mengaku sakit hati. 


TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Terkuak sosok Dian Novita Sari, warga Duren Sawit, Jakarta Timur yang dibunuh di Hotel Citradream, Semarang, Jawa Tengah.

Kasus dugaan pembunuhan yang dialami Dian Novita Sari terungkap setelah dua pria membawa jenazah korban ke RSUP Kariadi. 

Kemudian, jenazah Dian ditinggalkan begitu saja pada Senin (9/6/2025) pagi. Kedua pria itu langsung meninggalkan rumah sakit. 

Terkini suami Dian Novita Sari, Joko Hutagaol (36) sudah bertolak ke Semarang untuk mengurus proses pengambilan jenazah istrinya.  

Rencananya, jenazah Dian bakal dimakamkan Teluk Pucung, Kota Bekasi.

Sedangkan, pelaku pembunuhan telah ditangkap polisi.  Pelaku bernama Aditya Dwi Nugraha yang mengaku sakit hati.

Sosok Dian

Sosok Dian diungkap oleh mertua korban bernama Manurung (59).  Manurung menuturkan sejak satu tahun terakhir Dian memang pamit pergi ke Semarang untuk bekerja.

Namun pihak keluarga tidak mengetahui pasti pekerjaan dilakoni korban.

Pasalnya sudah satu tahun terakhir Manurung tidak berkomunikasi dengan Dian, sehingga pihak keluarga mengaku terkejut saat awal mendapat kabar duka dari kepolisian.

Di mata Manurung sebagai seorang mertua, Dian merupakan sosok menantu yang baik dan tidak memiliki masalah dengan keluarga besar selama tinggal di wilayah Pondok Kopi.

"Hubungan antara mertua, atau pun dengan ipar baik-baik saja. Makanya kita kaget pas mendengar kabar dari kepolisian, kenapa sampai kejadian dibunuh seperti ini," tuturnya, Selasa (10/6/2025).

Manurung lalu mengungkapkan pihak keluarga pertama kali mendapatkan kabar duka dari personel Polres Metro Jakarta Timur yang datang ke rumah pada Senin (9/6/2025) sekira pukul 14.00 WIB.

Pihak keluarga tidak menyangka Dian yang merupakan ibu dari dua anak warga Kampung Rawadas, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit tersebut tewas secara mengenaskan.

"Dari Polres Jakarta Timur datang kasih kabar. Katanya mereka dapat kabar dari Polisi di Semarang, kalau wanita yang tewas di Semarang itu warga Pondok Kopi," kata Manurung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved