Cuma Selang Sehari, Gerindra dan PDIP Kompak Umumkan Pergantian Sekjen, Ada Apa?
Gerindra dan PDIP kompak mengumumkan pergantian Sekretaris Jenderal (Sekjen) pada waktu bersamaan, hanya berselang sehari.
Hingga kini, Megawati tetap mempertahankan kursi tersebut tanpa perlawanan berarti di internal partai.
"Posisi Ketua Umum PDIP hampir sulit untuk digantikan karena itu semacam hak veto Ibu Mega. Untuk menjadi Ketum PDIP memang tidak akan terganti, dan terbukti belum berganti. PDIP tetap strategis," lanjutnya.
Lebih jauh, Pangi menilai absennya pengganti Hasto sebagai Sekjen PDIP merupakan bentuk konsolidasi internal.
Menurutnya, Megawati menggantung posisi tersebut demi menghindari gangguan eksternal yang berpotensi mengganggu stabilitas internal partai.
"Memang untuk mengunci supaya tidak ada tangan-tangan orang lain untuk mengotak-atik partai PDIP, merusak konsolidasi partai, merusak persatuan para kader PDIP," tegasnya.
"Agar tidak bisa merusak partai PDIP, dan itu yang saya cermati. Ibu Mega menghindari penumpang-penumpang gelap yang ingin menyerobot PDIP," imbuhnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| Bereda Isu NasDem Marger dengan Gerindra, Ketua DPW DKI Buka Suara: Kita Fokus Kerja Untuk Rakyat |
|
|---|
| Jakarta Kota Teraman Kedua di Asia Tenggara, Legislator PDIP: Masih Perlu Ditingkatkan |
|
|---|
| Ceramah Jadi Sorotan, Ferdinand Hutahaean Beri 3x24 Jam ke Jusuf Kalla untuk Respons |
|
|---|
| Ferdinand Hutahaean Bongkar "Jebakan" Jusuf Kalla untuk Prabowo soal BBM |
|
|---|
| Viral Hoaks Jusuf Kalla ke Iran, Politikus PDIP Singgung Peran 'Anak Abah' Jelang 2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/MUZANI-DAN-HAST.jpg)