DRPD DKI Jakarta Sebut Fenomena Bendera One Piece Bentuk Fanatisme Pecinta Anime
Fenomena pemasangan bendera One Piece tidak perlu dipandang serius atau sebagai sesuatu yang dapat mengancam keutuhan NKRI.
Tayang:
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Alia Noorayu Laksono dijumpai di ruang rapat kerja, Gedung Parlemen, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dia menilai fenomena bendera One Piece bentuk fanatisme pecinta anime. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar).
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini pun memastikan bakal terus melakukan pemantauan di lapangan.
Hanya saja, ia tak menjelaskan lebih lanjut terkait sanksi yang akan diberikan bila ada masyarakat yang mengibarkan bendera One Piece itu.
“Pemantauan tetap kami laksanakan, tapi sampai saat ini belum ada laporan. Pokoknya kalau ada memang laporkan, tapi sampai saat ini belum ada laporan terkait bendera One Piece,” tuturnya.
“Makanya sekarang kan karena belum ada, kami belum bisa bicara (sanksi). Perkembangannya nanti kami harus koordinasi dengan kepolisian,” sambungnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
Baca Juga
| Seloroh Prabowo ke Pramono Anung di Depan Ribuan Buruh di Monas: Partainya Lain Gak Apa-Apa |
|
|---|
| Momen Presiden Prabowo Lepas Baju di Panggung Hari Buruh 2026, Kelakar untuk Pramono Bikin Senyum |
|
|---|
| Sebut Jakarta 'Blank Spot' 98 Persen, PSI Tagih Janji CCTV Pramono: Kriminalitas Jadi Banyak |
|
|---|
| Pemprov Jakarta Siap Tambah Sekolah swasta Gratis Asal Anggaran Memungkinkan |
|
|---|
| 83 Anggota Dewan Setuju Suhud Gantian Khoirudin Jadi Ketua DPRD DKI, Ini Pernyatan Gubernur Pramono |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-Komisi-E-DPRD-DKI-Jakarta-Alia-Noorayu-Laksono-dijumpai-di-ruang-rapat-kerja.jpg)