RS Royal Batavia Bertaraf Internasional Bisa Jadi Solusi Warga Tak Perlu Jauh Berobat ke Luar Negeri
Ida Mahmudah mengatakan, kehadiran RS Royal Batavia bertaraf internasional bisa jadi solusi buat warga tak perlu jauh-jauh berobat ke luar.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengatakan, kehadiran RS Royal Batavia bertaraf internasional bisa jadi solusi buat warga tak perlu jauh-jauh berobat ke luar.
"Saya berharap mas Gubernur buat lagi tempat lain dan saya yakin Pemda DKI mampu dan bisa," kata Ida kepada wartawan, Selasa (26/8/2025).
Dia juga berharap, rumah sakit lain milik pemerintah provinsi dapat ditingkatkan kualitasnya yang setara dengan fasilitas internasional.
"Ada pengembangan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat, RS kita seperti Koja, Tarakan, lalu Pasar Rebo Cengkareng dan sebagainya itu dinaikkan grade-nya (kelasnya)," ungkap Ida.
Menurut Ida, kehadiran rumah sakit berkualitas merupakan suatu kebutuhan untuk melayani masyarakat.
Jika di Jakarta sudah banyak rumah sakit bertaraf internasional, warga tidak usah jauh-jauh berobat ke luar negeri.
"Warga Jakarta yang butuh perawatan khusus, tidak BPJS tapi bayar sendiri tidak perlu ke Singapura ke Penang tidak perlu ke sana, saya harapkan RS besar kita bisa menyesuaikan untuk itu," tegas dia.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan pembangunan Rumah Sakit Royal Batavia yang berada di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
Rumah sakit bertaraf internasional ini akan dibangun di lahan seluas 1,9 hektare dan diharapkan rampung pada 2027 mendatang.
Selain mengedepankan kualitas internasional, bangunan rumah sakit akan tetap mempertahankan identitas budaya Betawi sebagai ikon kota.
“RS Royal Batavia Cakung ini luasnya kurang lebih 1,9 hektare, nanti kamarnya ada 282, tingkatnya sampai dengan 13, dan desainnya adalah desain Betawi,” ucap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Senin (25/8/2025).
Pramono bilang, RS Royal Batavia ini akan menjadi rumah sakit bertaraf internasional pertama yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta.
Rumah sakit ini juga akan menjadi rumah sakit ke-32 yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta di luar puskesmas yang sudah tersebar di hampir setiap kelurahan di ibu kota.
“Rumah sakit ini bertaraf internasional dan baru pertama kali rumah sakit yang dibangun di Jakarta yang namanya tidak menggunakan rumah sakit daerah, tetapi langsung RS Royal Batavia Cakung,” ujarnya.
| DPRD DKI Semprot MRT Jakarta Gara-gara Insiden Penumpang Terjebak di Lift Saat Listrik Padam |
|
|---|
| DPRD Jakarta Desak Gubernur Pramono Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi Pansus Perparkiran |
|
|---|
| Tak Ada Pelaksana Tugas dalam Transisi Penggantian Ketua DPRD DKI Jakarta, Begini Tahapan Prosesnya |
|
|---|
| Darurat Sampah Jakarta, DPRD Soroti Ketergantungan pada TPST Bantargebang |
|
|---|
| Kunjungi TPST Bantargebang, Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta: Segera Lakukan Pembenahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/APRESIASI-PEMBANGUNAN-RS.jpg)