Proyek Tanggul Kali Pesanggrahan di Kedoya Selatan Dimulai, Target Rampung 2026
Proyek penanggulan Kali Pesanggrahan di wilayah Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, resmi dimulai.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Proyek penanggulan Kali Pesanggrahan di wilayah Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, resmi dimulai.
Pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari keluhan warga RW 005 yang diterima oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah pada tahun 2024 mengenai masalah banjir yang terjadi secara berulang.
Usai menerima aspirasi tersebut, Ima bersama warga Adhikarya dan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat meninjau langsung lokasi.
Dari peninjauan ditemukan bahwa penyebab utama banjir adalah tingginya endapan lumpur di aliran Kali Pesanggrahan yang menyebabkan pendangkalan dan meluapnya air ke permukiman warga.
“Banjir bukan hanya soal genangan air, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial warga. Karena itu, solusi permanen harus diwujudkan,” ujar Ima, Jumat (17/10/2025).
Ima mengatakan, pembangunan tanggul di sepanjang segmen di Jalan Adhikarya mencapai 2,1 kilometer.
Dijelaskannya, proyek strategis ini dirancang secara terpadu yakni mencakup penguatan tanggul menggunakan sheet pile untuk menahan luapan air, sekaligus membangun saluran gendong baru guna meningkatkan kapasitas drainase secara signifikan.
Selain itu, proyek ini juga meliputi instalasi sebuah pintu air besar yang akan berfungsi untuk mengontrol debit air secara lebih efektif, serta melakukan perbaikan pada jembatan dan akses jalan di sekitar lokasi demi menunjang kelancaran mobilitas warga.
Ima menyatakan telah berkoordinasi secara intensif dengan Suku Dinas SDA Jakarta Barat untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.
“Saya telah meminta Sudin SDA untuk mengawal ketat proyek ini.
Pembangunan harus dilaksanakan dengan kualitas terbaik, tepat waktu, dan yang terpenting, meminimalisir dampak gangguan bagi aktivitas warga sekitar selama proses pengerjaan,” tegasnya.
Proyek yang dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi solusi tuntas bagi masalah banjir di Kedoya Selatan.
“Harapan kita bersama, setelah proyek ini selesai, warga RW.005 dan sekitarnya bisa terbebas dari banjir serta dapat menikmati lingkungan yang lebih aman, sehat, dan tertata,” tutur Ima.
Berita terkait
- Baca juga: Polemik Tanggul Beton di Cilincing: Keluhan Nelayan, Pengakuan KCN, hingga Jawaban Pramono
- Baca juga: Tanggul Beton Laut di Cilincing Jakut: Pemprov Jakarta dan Pemerintah Pusat Saling Lempar Bola Panas
- Baca juga: VIRAL Tanggul Beton di Laut Cilincing, Dirut KCN: Itu Breakwater Bagian dari Proyek Pelabuhan Kami
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
| 5 Tahun Kesulitan Komunikasi, Lansia di Jakarta Barat Kini Bisa Lebih Jelas Mendengar |
|
|---|
| Direalisasikan DPRD, Glodok Jakarta Barat Bakal Punya Lapangan Multifungsi |
|
|---|
| Warga Kaget Harga BBM Nonsubsidi Naik di Tengah Bulan: Untung Pertalite Enggak |
|
|---|
| Kecanduan Judi Online, Karyawan Minimarket di Jakbar Bobol Brankas Bawa Kabur Rp 52 Juta |
|
|---|
| Kadishub Syafrin Liputo Ikut Uji Kelayakan Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Cecar Isu Fasos Fasum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-DKI-Jakarta-Ima-Mahdiah-saat-res.jpg)